Antusiasme siswa terlihat ketika mereka mendekati mobil perpusling dan memilih berbagai bahan bacaan yang tersedia untuk dibaca bersama.
Menurut Syaiful, kehadiran perpustakaan keliling penting untuk membuka akses bacaan secara lebih dekat, terutama bagi pelajar yang membutuhkan bahan literasi beragam.
“Perpustakaan keliling membawa buku lebih dekat kepada siswa, sehingga kesempatan mengenal dan menikmati bacaan menjadi semakin terbuka.” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia berharap pengalaman membaca yang menyenangkan di sekolah dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa sekaligus membentuk kebiasaan belajar yang positif.
“Semoga kegiatan ini mampu menumbuhkan kecintaan membaca sejak dini dan membuat anak-anak semakin berani mengeksplorasi pengetahuan melalui buku.” pungkas Bang Ifung sapaannya.
Layanan perpustakaan keliling tersebut juga menjadi ruang interaksi antara pustakawan, guru, dan siswa dalam membangun suasana literasi yang lebih hidup.
Kegiatan di SDN Parsanga I sekaligus memperlihatkan bahwa gerakan literasi dapat dimulai dari langkah sederhana: menghadirkan buku, membuka akses, dan mengajak anak membaca.
Penulis : Sahid Badri
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















