OkeDailyJatim – Musim kemarau mulai menguji ketahanan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Sumenep. Menghadapi kondisi tersebut, BPBD bergerak menyalurkan air bersih bagi warga terdampak kekeringan.
Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Kamiluddin, S.Pd.I., M.AP., mengatakan distribusi air bersih menjadi langkah cepat untuk membantu masyarakat yang mulai kesulitan memenuhi kebutuhan air akibat kekeringan.
“Untuk saat ini, penanggulangan kekeringan kami lakukan dengan dropping air bersih ke wilayah terdampak, baik yang masuk kategori kering kritis maupun kering langka,” kata Kamiluddin, Sabtu (12/09/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, penyaluran air bersih dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Air menjadi kebutuhan utama yang harus dipastikan tersedia selama musim kemarau berlangsung.
“Air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Karena itu, kami terus memantau kondisi wilayah dan berupaya memberikan bantuan kepada daerah yang membutuhkan agar warga tetap mendapatkan pasokan,” ujarnya.
BPBD Sumenep juga terus memperhatikan perkembangan kondisi di lapangan. Langkah tersebut penting agar penanganan kekeringan dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan menyesuaikan tingkat kebutuhan masyarakat.
“Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah terdampak. Penanganan dilakukan berdasarkan kondisi di lapangan, sehingga bantuan air bersih dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tutup Kamiluddin.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 Selanjutnya















