Ribuan Jamaah Padati Idul Khotmi Nasional Al-Amien Prenduan, Khofifah dan Zulhas Sampaikan Pesan Penting

- Editorial Team

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Idul Khotmi Nasional ke-234 Thoriqoh At-Tijaniyah di Pondok Pesantren Al Amin Prenduan Pragaan, Minggu (19/07/2026)

Peringatan Idul Khotmi Nasional ke-234 Thoriqoh At-Tijaniyah di Pondok Pesantren Al Amin Prenduan Pragaan, Minggu (19/07/2026)

Sumenep, OkeDailyJatim – Lautan jamaah memadati Kompleks Ponpes Al-Amien Prenduan, Kabupaten Sumenep, Minggu (19/7/2026). Peringatan Idul Khotmi Nasional ke-234 Thoriqoh At-Tijaniyah berlangsung khidmat dan menjadi momentum memperkuat spiritualitas, ukhuwah Islamiyah, serta kebersamaan umat di tengah dinamika kehidupan yang terus berkembang.

Acara akbar tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Pengasuh Ponpes Al-Amien Prenduan sekaligus Shahibul Hajah Syeikh Ahmad Fauzi Tidjani, serta Sayyid Syarif Muhammad Al Habib.

Kehadiran para tokoh nasional dan ulama menambah kekhusyukan rangkaian dzikir, doa, dan mau’idzah hasanah yang diikuti ribuan jamaah dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa Idul Khotmi bukan hanya tradisi tahunan. Menurutnya, majelis dzikir menjadi ruang terbaik untuk memperkokoh iman, membangun akhlak, dan menjaga persaudaraan sesama muslim agar tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Saya merasakan tarikan yang begitu kuat untuk hadir di sini. Ketika Surat Az-Zumar ayat 73 dibacakan, saya merasa itulah penguat hati kita semua. Kita ingin menjadi bagian dari rombongan orang-orang bertakwa yang dipanggil Allah masuk ke dalam surga-Nya,” ujar Khofifah.

Khofifah mengajak seluruh jamaah menjadikan kedekatan dengan para ulama sebagai jalan memperbaiki kualitas ibadah dan kehidupan. Menurutnya, setiap muslim memiliki harapan yang sama, yakni memperoleh rahmat dan ridha Allah SWT.

“Kadang-kadang salat kita belum khusyuk, tetapi kita semua ingin masuk surga. Mudah-mudahan kita diakui sebagai jamaah para ulama dan dikumpulkan bersama mereka dalam rahmat Allah SWT,” tuturnya.

Sementara itu, Menko Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menyampaikan salam Presiden RI Prabowo Subianto kepada seluruh ulama, kiai, dan jamaah. Ia memastikan pemerintah terus bekerja menjaga ketahanan pangan nasional agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Insya Allah pangan kita aman. Beras cukup, telur banyak, ayam banyak, ikan banyak. Sampai tahun 2027 stok pangan kita cukup, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Zulkifli Hasan.

Menurut Zulkifli, keberhasilan menjaga ketersediaan pangan merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketahanan pangan, katanya, menjadi fondasi penting untuk memperkuat perekonomian nasional.

“Yang terus kita bangun adalah bagaimana kesejahteraan rakyat semakin meningkat. Ketahanan pangan harus menjadi kekuatan utama agar masyarakat semakin sejahtera,” tegasnya.

Peringatan Idul Khotmi Nasional ke-234 ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para ulama. Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan, menghadirkan harapan agar semangat ketakwaan, persaudaraan, dan persatuan yang tumbuh dari Prenduan terus menginspirasi umat Islam di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Di Pelantikan KJS, Bupati Fauzi Titip Pesan Penting untuk Masa Depan Pers Sumenep

Penulis : Supriyadi Prayitno

Editor : Thaifur Rasyid

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP
Hari Santri 2026 di Sumenep, Gus Kautsar Bongkar Makna Ilmu dan Harta yang Patut Diteladani
FGD RDTR Sumenep Digelar, Bupati Fauzi Minta Semua Pihak Satu Persepsi
Wabup KH. Imam Hasyim Dorong Santri Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Santri Entrepreneur 2026

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP

Berita Terbaru