SMA NU Sumenep Deklarasikan Anti Bullying, KPI Ingatkan Bahaya Perundungan dan Kekerasan Seksual Sejak Hari Pertama MPLS

- Editorial Team

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMA NU Sumenep Deklarasikan Anti Bullying, KPI Ingatkan Bahaya Perundungan dan Kekerasan Seksual Sejak Hari Pertama MPLS

SMA NU Sumenep Deklarasikan Anti Bullying, KPI Ingatkan Bahaya Perundungan dan Kekerasan Seksual Sejak Hari Pertama MPLS

Sumenep, OkeDailyJatim – Komitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari perundungan ditegaskan SMA Nahdlatul Ulama (SMA NU) Sumenep melalui Seminar Sekolah Ramah Anak dan Deklarasi Anti Bullying dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (17/7/2026).

Mengusung tema “Sekolahku Aman, Nyaman, dan Menyenangkan”, kegiatan tersebut menjadi langkah awal membangun karakter peserta didik baru agar tumbuh dalam budaya saling menghormati, saling melindungi, dan berani menolak segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah.

Seminar menghadirkan Sekretaris Cabang Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Sumenep, Nunung Fitriana, yang mengajak seluruh siswa memahami bahaya bullying, mulai dari perundungan fisik, verbal, hingga cyberbullying yang kini semakin sering terjadi melalui media sosial.

“Bullying maupun kekerasan seksual sama-sama menyakiti korban dan menimbulkan dampak buruk. Tidak ada satu pun bentuk perundungan yang bisa dianggap sebagai candaan,” kata Nunung Fitriana.

Menurut Nunung, sekolah ramah anak tidak cukup diwujudkan melalui aturan tertulis. Lingkungan yang sehat harus dibangun dari kebiasaan sehari-hari, seperti menjaga tutur kata, menghormati perbedaan, dan saling peduli terhadap sesama.

“Sekolah yang aman dimulai dari sikap saling menghormati. Jagalah ucapan, perilaku, dan beranilah mengatakan tidak terhadap segala bentuk bullying,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Menurutnya, seluruh warga sekolah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan ruang belajar yang memberikan rasa aman bagi setiap peserta didik.

“Perbuatan seperti ini harus dihindari karena tidak hanya merugikan orang lain, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum. Semua pihak harus memahami bahwa tindakan tersebut bukan persoalan sepele,” ujar Nunung.

Nunung mengingatkan para siswa agar tidak memilih diam ketika melihat atau menjadi korban perundungan. Keberanian untuk melapor menjadi salah satu langkah penting agar kasus serupa tidak terus berulang.

“Jangan takut melapor apabila melihat atau mengalami bullying maupun kekerasan seksual. Kepedulian dan keberanian kita dapat melindungi diri sendiri sekaligus menyelamatkan orang lain,” pungkasnya.

Melalui seminar dan deklarasi tersebut, SMA NU Sumenep berharap semangat anti bullying tidak hanya menjadi slogan selama MPLS, tetapi menjadi budaya sekolah yang terus dijaga.

Baca Juga:  Momen Tak Biasa HUT ke-81 RI, Kepala Cabdindik Sumenep Tampil Bawakan Lagu Rupiah

Dengan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan, proses belajar diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, serta saling menghargai.

Facebook Comments Box

Penulis : Supriyadi Prayitno

Editor : Thaifur Rasyid

Sumber Berita: Okedaily Jatim

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi, Rutan Kelas IIB Sumenep Tutup Operasional Sementara
Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi
NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan
Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka
Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung
Fatwa Fatayat NU Sumenep Buka Ruang Literasi Kesehatan Reproduksi, Kader Ganding Didorong Jadi Garda Edukasi
Patroli Malam Polresta Sumenep Hadir di Tengah Warga, Polisi Menyapa untuk Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
4 Kursi Strategis Pemkab Sumenep Diperebutkan Puluhan ASN, Bupati Fauzi Tunggu Rekomendasi BKN

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:03 WIB

Peringati Maulid Nabi, Rutan Kelas IIB Sumenep Tutup Operasional Sementara

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:16 WIB

Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:59 WIB

NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Ketika Kepedulian Menjadi Kebahagiaan, KBS Sumenep Santuni 25 Anak Yatim di Saroka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Empat Pilar Bergerak Cepat, Dinsos P3A, BAZNAS, Kecamatan Guluk-Guluk dan Pemdes Tambuko Bantu Korban Puting Beliung

Berita Terbaru