Bunda Modis DWP Kemenag Sumenep Tanamkan Nilai Moderasi kepada Siswa MIN 1 Sumenep

- Editorial Team

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bunda MODIS DWP Kemenag Sumenep Tanamkan Moderasi Beragama Sejak Dini, Cetak Generasi Toleran dan Cinta Persatuan

Bunda MODIS DWP Kemenag Sumenep Tanamkan Moderasi Beragama Sejak Dini, Cetak Generasi Toleran dan Cinta Persatuan

Sumenep, OkeDailyJatim – Upaya membangun generasi yang toleran dan mampu hidup berdampingan di tengah keberagaman terus diperkuat Kemenag Kabupaten Sumenep, Madura.

Melalui Tim Bunda Moderasi Beragama (Modis) Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Sumenep, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai moderasi kini semakin masif dikenalkan kepada peserta didik madrasah.

Komitmen tersebut kembali diwujudkan dalam kegiatan penguatan moderasi beragama yang digelar di MIN 1 Sumenep, Selasa (13/7). Kegiatan dipimpin Ketua DWP Kemenag Sumenep, Ny. Barratul Aini Wasid, bersama Tim Bunda Modis yang terdiri atas pengurus DWP dan para pengawas madrasah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan ratusan peserta didik, Tim Bunda Modis mengajak siswa memahami pentingnya menghargai perbedaan, membangun sikap saling menghormati, serta memperkuat rasa persaudaraan sebagai bagian dari karakter generasi Indonesia yang berakhlak mulia.

Baca Juga:  SOMA Vol II Resmi Dibuka, Mahasiswa DKV Universitas Wiraraja Promosikan Seni Madura di Keraton Sumenep

Ketua DWP Kemenag Sumenep, menegaskan bahwa penanaman nilai moderasi beragama harus dimulai sejak usia sekolah agar menjadi kebiasaan yang tumbuh secara alami dalam kehidupan sehari-hari.

“Moderasi beragama bukan sekadar materi yang dipelajari, tetapi nilai yang harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak perlu dibiasakan menghormati sesama, menghargai perbedaan, dan hidup rukun sejak dini,” ujarnya disela-sela kegiatan.

Ia berharap pembinaan tersebut mampu melahirkan peserta didik yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, toleran, dan menjunjung tinggi persatuan bangsa.

“Kami ingin anak-anak madrasah tumbuh menjadi pribadi yang santun, cinta tanah air, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta mampu menjadi teladan dalam menjaga kerukunan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Sumenep sekaligus Pembina DWP Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, memberikan apresiasi atas konsistensi Tim Bunda Modis yang terus hadir di berbagai madrasah untuk menguatkan implementasi moderasi beragama.

Baca Juga:  Ratusan Pil 'Y' Diamankan di Sapeken, Polisi Telusuri Pemasok dari Banyuwangi

Menurutnya, gerakan tersebut merupakan bagian penting dari upaya membangun budaya damai di lingkungan pendidikan sekaligus mendukung program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Saya mengapresiasi dedikasi Tim Bunda Modis yang terus bergerak memberikan edukasi moderasi beragama. Sinergi antara DWP dan pengawas madrasah menjadi kekuatan penting dalam membangun karakter peserta didik,” ujar Abdul Wasid.

Abdul Wasid menambahkan, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan peserta didik membangun sikap saling menghormati dan menjaga persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Kami berharap nilai-nilai moderasi beragama semakin mengakar di madrasah sehingga lahir generasi yang inklusif, berkarakter, cinta persatuan, serta mampu menjadi perekat kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.

Melalui program Bunda Modis, DWP Kemenag Sumenep terus memperluas penguatan moderasi beragama di berbagai madrasah sebagai langkah strategis membentuk generasi yang religius, toleran, dan siap menjaga harmoni sosial di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Setetes Darah, Sejuta Harapan: 30 Prajurit Yonif TP 931/KJ Donor Darah di RRI Fest Sumenep

Penulis : Supriyadi Prayitno

Editor : Thaifur Rasyid

Sumber Berita: Okedaily Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Sahabat Anak, Satlantas Sumenep Edukasi Siswa MIN 2
Tak Sekadar Berbagi Nasi, KBS Sumenep Tebar Harapan Lewat 138 Bungkus Bungturat
9 Nelayan Raas Sumenep di Australia, HNSI Ungkap Hasil Penelusuran Alamat
Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya
Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Polisi Sahabat Anak, Satlantas Sumenep Edukasi Siswa MIN 2

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Tak Sekadar Berbagi Nasi, KBS Sumenep Tebar Harapan Lewat 138 Bungkus Bungturat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

9 Nelayan Raas Sumenep di Australia, HNSI Ungkap Hasil Penelusuran Alamat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Berita Terbaru