OkeDailyJatim – Warga Sumenep diminta waspada. Cuaca awal Oktober 2026 masih dinamis dan hujan lokal berpotensi muncul cepat.
BMKG menyebut perubahan langit dan angin perlu dicermati. Warga diminta memantau prakiraan cuaca sebelum beraktivitas di luar.
Kepala BMKG Sumenep Ari Widjajanto mengatakan, warga pesisir perlu memberi perhatian pada perubahan arah serta kecepatan angin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Warga pesisir perlu mencermati perubahan arah dan kecepatan angin. Kondisi itu dapat memengaruhi keadaan perairan,” kata Ari, Minggu (04/10/2026).
Menurut Ari, kondisi Laut Jawa bagian timur masih perlu terus dipantau. Angin tercatat 12-13 knot, gelombang 1,2-1,3 meter.
“Angin di Laut Jawa bagian timur sekitar 12 hingga 13 knot, sedangkan tinggi gelombang berkisar 1,2 hingga 1,3 meter,” ujarnya.
Meski rendah hingga sedang, laut tetap menjadi pertimbangan nelayan. Informasi BMKG terbaru perlu dicek sebelum berangkat melaut.
“Kondisinya masih rendah hingga sedang, tetapi nelayan tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca terbaru dari BMKG,” ungkap Ari.
Tak hanya nelayan, warga daratan juga diminta siaga saat hujan disertai angin kencang. Hindari pohon besar dan benda rawan roboh.
BMKG mengimbau warga menjadikan informasi cuaca sebagai acuan utama. Peringatan dini perlu dipantau agar antisipasi dilakukan.















