KSOP Kalianget Tanamkan Keselamatan Pelayaran kepada Santri Sumenep

- Editorial Team

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KSOP Kalianget Tanamkan Keselamatan Pelayaran kepada Santri Sumenep

KSOP Kalianget Tanamkan Keselamatan Pelayaran kepada Santri Sumenep

OkeDailyJatim – Laut menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat kepulauan Sumenep. Bagi sebagian santri Pondok Pesantren Darurrahman, perjalanan laut bukan sekadar aktivitas, melainkan bagian dari keseharian saat pulang dan kembali ke kampung halaman.

Karena itu, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget turun langsung memberikan edukasi keselamatan pelayaran kepada para santri dan santriwati di Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep.

Pesan keselamatan disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan para peserta. Sebab, banyak santri berasal dari Kangean, Sapudi, Raas, Sapeken, Masalembu, serta sejumlah wilayah kepulauan lainnya di Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa generasi muda kepulauan perlu memiliki pengetahuan dasar keselamatan sebelum menggunakan transportasi laut dalam berbagai kondisi perjalanan.

“Para santri dan santriwati ini merupakan pengguna jasa maritim yang sangat aktif. Karena itu, edukasi keselamatan perlu diberikan sejak dini.” ujarnya, Jum’at (02/10/2026).

Baca Juga:  Bupati Sumenep Perkuat Koordinasi dengan Kemenhub, Fokus Benahi Akses Transportasi Kepulauan

Menurut Azwar, keselamatan pelayaran tidak cukup hanya dipahami oleh awak kapal dan petugas. Penumpang juga perlu mengetahui prosedur dasar agar dapat mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat selama berada di laut.

Edukasi tersebut kemudian dikemas secara interaktif. Tim operasional KSOP Kalianget memperkenalkan sejumlah perlengkapan keselamatan kapal, mulai dari nama, fungsi, hingga cara penggunaannya ketika keadaan darurat terjadi.

Para santri tidak hanya duduk mendengarkan materi. Mereka juga mendapat kesempatan melihat demonstrasi penggunaan perlengkapan keselamatan secara langsung sehingga informasi yang diberikan lebih mudah dipahami dan diingat.

Azwar berharap pengetahuan keselamatan yang diterima para santri dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke daerah asal. Lebih dari itu, pesan keselamatan diharapkan ikut menyebar kepada keluarga dan masyarakat.

“Kami ingin membekali mereka dengan pengetahuan keselamatan agar mampu melindungi diri sendiri sekaligus menjadi pelopor keselamatan pelayaran.” kata Azwar Anas.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi dialog. Sejumlah pertanyaan disampaikan terkait perjalanan laut, kondisi cuaca buruk, prosedur keselamatan, hingga aturan yang wajib dipatuhi penumpang ketika berada di atas kapal.

Baca Juga:  Kendaraan Plat Luar Beroperasi di Kepulauan, Rektor UPI Sumenep Dorong Samsat Perkuat Edukasi

Bagi masyarakat kepulauan Sumenep, pemahaman seperti ini memiliki arti penting. Mobilitas antarpulau membuat pengetahuan mengenai keselamatan menjadi salah satu bekal yang perlu dimiliki setiap pengguna jasa transportasi laut.

Azwar menilai budaya keselamatan harus dibangun secara bersama dan dimulai dari lingkungan terdekat. Edukasi kepada generasi muda menjadi salah satu cara menanamkan kebiasaan untuk selalu mengutamakan keselamatan.

“Keselamatan pelayaran harus menjadi perhatian bersama. Pengetahuan yang diperoleh santri diharapkan dapat diterapkan ketika menggunakan transportasi laut.” tegasnya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Deklarasi Keselamatan Pelayaran. Para santri dan santriwati mengikuti deklarasi sebagai bentuk komitmen untuk mematuhi ketentuan dan mengutamakan keselamatan dalam perjalanan laut.

Bagi KSOP Kalianget, deklarasi tersebut bukan sekadar seremoni. Komitmen keselamatan diharapkan menjadi pesan yang dibawa para santri ke lingkungan keluarga dan masyarakat ketika mereka kembali ke daerah masing-masing.

Baca Juga:  Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP

Azwar berharap kesadaran keselamatan yang ditanamkan sejak lingkungan pendidikan dapat berkembang menjadi budaya keselamatan yang lebih luas di tengah masyarakat kepulauan Sumenep.

“Kami berharap kesadaran keselamatan ini terus tumbuh sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi ketentuan dalam setiap perjalanan laut.” harap Azwar Anas.

Edukasi kepada santri ini memperlihatkan bahwa keselamatan pelayaran dapat dimulai dari ruang pendidikan. Pengetahuan sederhana tentang perlengkapan dan prosedur keselamatan dapat menjadi bekal penting bagi masyarakat yang bergantung pada transportasi laut.

Langkah tersebut juga memperkuat upaya KSOP Kalianget dalam membangun kesadaran keselamatan di wilayah kerja pelabuhan dan kepulauan Sumenep. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi menjadi kepedulian seluruh pengguna transportasi laut.

Dengan semakin banyak masyarakat memahami aturan, perlengkapan keselamatan, dan tindakan saat menghadapi keadaan darurat, perjalanan laut diharapkan dapat berlangsung lebih aman. Edukasi berkelanjutan menjadi bagian penting menuju budaya keselamatan dan target Zero Accident sektor transportasi laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya
Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Berita Terbaru