OkeDailyJatim – Malam di Rutan Kelas IIB Sumenep, Senin (21/9/2026), berlangsung berbeda. Aparat gabungan menyisir blok hunian untuk memastikan tidak ada narkoba, handphone, maupun barang berbahaya yang mengancam keamanan.
Razia gabungan tersebut melibatkan jajaran Rutan Sumenep, Polres Sumenep, Brimob, BNNK, dan Kodim. Operasi dipimpin langsung Kepala Rutan Sumenep Aditya Wahyu Rahmadani bersama jajaran pengamanan.
Sasaran pemeriksaan berada di Blok A dan Blok B. Petugas menyisir kamar hunian secara menyeluruh sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di blok hunian. Temuan itu meliputi benda logam, alat pemotong, kaca, tali, paku, hingga kabel.
Barang yang diamankan antara lain kaleng logam, hanger besi, pemotong kuku, pinset, sendok besi, alat pencukur, kartu remi, benda kaca, tali, paku, dan kabel.
Seluruh barang temuan langsung diamankan petugas untuk didata dan diinventarisasi. Selanjutnya, penanganannya dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Namun, dalam penggeledahan kali ini petugas tidak menemukan narkoba maupun handphone. Kondisi tersebut menjadi bagian penting dari upaya Rutan Sumenep menjaga blok hunian tetap aman dan terkendali.
Kepala Rutan Sumenep Aditya Wahyu Rahmadani menegaskan, razia bukan sekadar pemeriksaan rutin. Kegiatan tersebut menjadi instrumen pencegahan untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
“Razia ini merupakan langkah deteksi dini untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Kami tidak ingin memberi ruang bagi barang terlarang,” kata Aditya Wahyu Rahmadani dalam keterangan tertulis pada Selasa (22/09/2026).
Pengawasan kemudian diperkuat dengan pemeriksaan tes urine. Sebanyak 29 Warga Binaan Pemasyarakatan dipilih secara acak oleh unsur Kepolisian dan TNI untuk menjalani pemeriksaan.
Hasilnya, seluruh 29 sampel urine menunjukkan hasil negatif narkoba. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan Rutan Sumenep.
Aditya mengatakan, hasil tes urine tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya pemeriksaan berkala. Menurutnya, pengawasan harus dilakukan secara konsisten agar potensi penyalahgunaan narkoba dapat ditekan.
“Sebanyak 29 WBP menjalani tes urine secara acak dan seluruhnya negatif. Ini menjadi bagian dari upaya kami menjaga Rutan tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya menambahkan.
Razia juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara Rutan Sumenep dan aparat penegak hukum. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membangun sistem pengawasan yang lebih kuat dan terukur.
Lebih lanjut Kepala Rutan Sumenep menambahkan, pihaknya tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas keamanan. Dukungan Polres, Brimob, BNNK, dan Kodim menjadi bagian penting dalam langkah pencegahan.
“Sinergi dengan aparat penegak hukum akan terus kami perkuat. Kolaborasi ini penting untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas,” tegas Karutan Aditya Wahyu Rahmadani
Komitmen tersebut sejalan dengan upaya Rutan Sumenep mewujudkan Zero Halinar, yakni lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba.
Karena itu, pengawasan tidak berhenti setelah razia selesai. Deteksi dini, penggeledahan, pemeriksaan, serta penguatan integritas petugas akan terus menjadi bagian dari pengamanan Rutan.
“Kami berkomitmen mewujudkan Zero Halinar. Pengawasan akan terus diperkuat agar proses pembinaan WBP berjalan aman, tertib, dan bebas dari barang terlarang,” pungkasnya.
Seluruh rangkaian razia dan tes urine berlangsung aman, tertib, lancar, serta kondusif. Rutan Sumenep memastikan sinergi dengan seluruh stakeholder terus dijaga demi menghadirkan lingkungan Pemasyarakatan yang semakin aman dan bersih.
Langkah tersebut menjadi penegasan bahwa keamanan Rutan bukan hanya soal pengawasan, tetapi juga komitmen bersama. Dengan deteksi dini dan kolaborasi lintas instansi, pembinaan WBP diharapkan berlangsung dalam lingkungan yang tertib dan berintegritas.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: Okedaily Jatim















