Kamiluddin Dorong Mitigasi Bencana Sumenep Berbasis Kearifan Lokal dan Gotong Royong

- Editorial Team

Jumat, 18 September 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Kamiluddin, S.Pd.I., M.AP., Dengan Latar Belakang Kantor BPBD Sumenep

Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Kamiluddin, S.Pd.I., M.AP., Dengan Latar Belakang Kantor BPBD Sumenep

OkeDailyJatim – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep memperkuat mitigasi bencana dengan mengoptimalkan kearifan lokal dan peran masyarakat di setiap wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Kamiluddin, S.Pd.I., M.AP., mengatakan penanggulangan bencana harus dibangun melalui kesadaran bersama dan kesiapan masyarakat.

Menurutnya, karakter geografis Sumenep yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan membutuhkan pola mitigasi yang menyesuaikan kondisi setiap daerah.

“Mitigasi bencana harus tumbuh dari masyarakat. Kearifan lokal menjadi kekuatan yang perlu dipadukan dengan sistem kebencanaan modern,” kata Kamiluddin, Jum’at (18/09/2026).

Penguatan mitigasi tersebut menjadi perhatian BPBD Sumenep setelah Kamiluddin dilantik pada awal September 2026. BPBD langsung bergerak menghadapi dampak puncak musim kemarau.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni mendukung distribusi air bersih bagi wilayah yang mengalami kekeringan kritis. Kebutuhan air menjadi perhatian di sejumlah kawasan terdampak.

Baca Juga:  Bukan Cuma Lepas! Camat Kamil Ikut Pawai Budaya HUT RI ke-81 di Gapura

Selain kekeringan, ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla juga menjadi perhatian BPBD Sumenep selama kondisi kemarau berlangsung.

BPBD memperkuat sinergi dengan Satpol PP dan Damkar dalam menghadapi potensi kebakaran sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap sumber api.

“Musim kemarau membutuhkan kewaspadaan bersama. Kami terus memperkuat respons lapangan sekaligus mengajak masyarakat mencegah munculnya sumber api,” ujarnya menegaskan.

Baca Juga:  PPID Kemenag Sumenep Matangkan Strategi, Bidik Hasil Maksimal pada Monev KIP 2026

Menurut Kamiluddin, kekuatan masyarakat juga terlihat dari pengetahuan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun, khususnya di kawasan pesisir dan kepulauan.

Pengetahuan nelayan dalam membaca arah angin, perubahan cuaca, serta kondisi alam dinilai dapat menjadi bagian dari sistem kesiapsiagaan berbasis masyarakat.

Penulis : Mas'udi

Editor : Slamet Bae

Sumber Berita: Okedaily Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Kerapan Sapi Betina Giliraja Jadi Magnet Budaya dan Wisata Sumenep 2026
GERCAP Kemenag Sumenep Perkuat Kompetensi Guru As-Assalam di Era Pembelajaran Mendalam
Pantai Badur Jadi Saksi Kebersamaan DPMD Sumenep dalam Family Gathering 2026
Wacana Perubahan Nama Kabupaten Sumenep Dibahas di Muscam Raas, Aspirasi Warga Jadi Sorotan
H. Abdul Wasid: Jadikan WBS sebagai Wahana Saling Mengingatkan dalam Kebenaran
Gerbong Mutasi Bergerak! Wabup Sumenep Lantik 28 Pejabat, Ini Daftar Lengkapnya
Wabup Sumenep Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Pelayanan Publik yang Mudah dan Transparan
Bupati Fauzi Perkuat Sinergi Sumenep-Blitar Lewat Penandatanganan MoU

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Festival Kerapan Sapi Betina Giliraja Jadi Magnet Budaya dan Wisata Sumenep 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 23:59 WIB

GERCAP Kemenag Sumenep Perkuat Kompetensi Guru As-Assalam di Era Pembelajaran Mendalam

Sabtu, 19 September 2026 - 20:55 WIB

Pantai Badur Jadi Saksi Kebersamaan DPMD Sumenep dalam Family Gathering 2026

Jumat, 18 September 2026 - 20:13 WIB

Kamiluddin Dorong Mitigasi Bencana Sumenep Berbasis Kearifan Lokal dan Gotong Royong

Jumat, 18 September 2026 - 18:21 WIB

H. Abdul Wasid: Jadikan WBS sebagai Wahana Saling Mengingatkan dalam Kebenaran

Berita Terbaru