Kemenag Sumenep Gebrak Zona Integritas, Guru PAI Diminta Perkuat Keteladanan

- Editorial Team

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Sumenep Perkuat Zona Integritas, Guru PAI Diminta Jadi Teladan

Kemenag Sumenep Perkuat Zona Integritas, Guru PAI Diminta Jadi Teladan

OkeDailyJatim – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI). Guru PAI non-PNS bersertifikasi menjadi bagian penting dalam gerakan tersebut.

Pembinaan digelar di Graha Al Ikhlas, Senin (24/08). Kepala Kemenag Sumenep Abdul Wasid hadir memberikan penguatan langsung kepada para guru Pendidikan Agama Islam.

Kegiatan ini diarahkan untuk membangun budaya kerja yang bersih, jujur, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Guru PAI dinilai punya peran penting dalam perubahan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi PAI Kemenag Sumenep Ahmad Said Samsuri menyampaikan pembinaan bertujuan memperkuat pemahaman guru. Mereka diharapkan semakin sadar terhadap tugas, tanggung jawab, dan nilai integritas.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Bicara Pajak, Wabup KH Imam Hasyim Siap Turun Bersama Tim Opgab

Bagi Kemenag Sumenep, pembangunan Zona Integritas tidak berhenti pada urusan administrasi. Nilai tersebut harus tercermin dalam sikap, pelayanan, kedisiplinan, dan keteladanan setiap aparatur.

Sementara itu kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid menilai guru PAI memiliki ruang pengabdian yang sangat luas. Setiap ilmu dan akhlak yang diajarkan dapat menjadi bekal peserta didik sekaligus amal jariyah bagi pendidiknya.

“Menjadi guru PAI adalah jariyah luar biasa. Ilmu dan akhlak yang ditanamkan akan terus bernilai ketika diberikan dengan ikhlas.” kata Abdul WASID disela-sela kegiatan.

Menurut Abdul Wasid, tugas guru tidak cukup hanya menyampaikan pelajaran agama. Guru juga mempunyai tanggung jawab membentuk karakter peserta didik melalui contoh nyata dalam kehidupan.

Baca Juga:  Kemenag Sumenep Gandeng BAZNAS dan LAZ Bedah Rumah Warga Ambunten

“Guru bukan hanya mengajar materi, tetapi menanamkan nilai dan keteladanan. Keikhlasan dalam mengabdi menjadi kekuatan utama seorang pendidik.” ujarnya.

Ia menegaskan, semangat pengabdian harus berjalan bersama pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kemenag Sumenep. Integritas harus hadir dalam setiap pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Integritas bukan sekadar patuh administrasi. Kejujuran, tanggung jawab, ketulusan, dan pelayanan terbaik harus menjadi budaya dalam menjalankan tugas.” tegas Abdul Wasid.

Ia berharap guru PAI mampu menjadi penggerak perubahan dari lingkungan paling dekat. Keteladanan itu dapat dimulai dari ruang kelas, madrasah, hingga kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:  PPID Kemenag Sumenep Matangkan Strategi, Bidik Hasil Maksimal pada Monev KIP 2026

“Zona Integritas bukan perjuangan satu orang. Mari memulainya dari diri sendiri, dari kelas, madrasah, dan setiap pelayanan yang kita berikan.” pungkasnya.

Pembinaan tersebut menjadi momentum bagi guru PAI untuk memperkuat komitmen menjaga integritas. Mereka didorong menjauhi praktik yang bertentangan dengan nilai pelayanan publik dan profesionalisme.

Melalui peran guru PAI, Kemenag Sumenep berharap pendidikan agama semakin kuat membentuk generasi berkarakter. Nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan antikorupsi harus ditanamkan sejak dini.

Penguatan Zona Integritas pun diharapkan tidak sekadar menjadi slogan kelembagaan. Semangat tersebut harus terlihat melalui perilaku, kualitas pelayanan, serta konsistensi seluruh jajaran Kemenag Sumenep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya
Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Berita Terbaru