Maulid Nabi di MDT Miftahul Ulum, Ratusan Jamaah Diajak Bangun Generasi Qur’ani Berakhlak Mulia

- Editorial Team

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Habib Ali Ridho

Habib Ali Ridho

SUMENEP–OkeDailyJatim – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Miftahul Ulum, Kalianget, Sumenep, berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, Kamis (13/8/2026) malam.

Ratusan jamaah hadir dalam kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Membangun Generasi Qur’ani yang Berakhlak Mulia.” Para santri, wali santri, pengurus madrasah, tokoh masyarakat, dan warga sekitar mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias.

Pengurus MDT Miftahul Ulum menegaskan, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW kepada para santri sejak usia dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pengurus madrasah, pembentukan karakter anak membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Guru memberikan pendidikan di madrasah, sementara orang tua memiliki peran penting dalam melanjutkan pembinaan di lingkungan keluarga.

Baca Juga:  Kebakaran Lahan di Batuan Sumenep, TNI dan Warga Kompak Jinakkan Api

“Murid tanpa guru tidak ada artinya, guru tanpa murid tidak ada gunanya. Karena itu, mari bersama-sama menjaga anak-anak dengan membekali mereka ilmu agama sejak usia dini,” ujar pengurus MDT Miftahul Ulum.

Ia berharap pendidikan agama yang diberikan kepada para santri tidak berhenti pada kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an. Nilai-nilai yang dipelajari juga harus tercermin dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berilmu, beradab dan beragama. Bukan hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan ajarannya dalam kehidupan,” katanya.

Pesan tersebut kemudian diperkuat melalui tausiyah Habib Ali Ridho bin Ali Haddad dari Talango, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, yang hadir sebagai penceramah dalam peringatan Maulid Nabi tersebut.

Baca Juga:  Madura Culture Festival 4 Resmi Dibuka, Sumenep Jadi Panggung Kolaborasi Budaya dan UMKM

Sementara itu, Habib Ali Ridho mengajak jamaah menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama. Menurutnya, peringatan Maulid seharusnya menjadi momentum untuk mengevaluasi sejauh mana umat Islam telah mengikuti akhlak Nabi dalam kehidupan.

“Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Yang lebih penting adalah bagaimana kecintaan kepada beliau diwujudkan dengan meneladani akhlaknya,” tutur Habib Ali Ridho.

Ia juga menekankan pentingnya mengenalkan sosok Rasulullah SAW kepada anak-anak sejak dini. Menurutnya, generasi muda membutuhkan figur teladan agar tidak mudah kehilangan arah di tengah perubahan zaman.

Baca Juga:  Hari Kesaktian Pancasila, MTsN 2 Sumenep Perkuat Karakter

“Anak-anak perlu dikenalkan kepada Rasulullah sejak dini, bukan hanya melalui sejarahnya, tetapi juga melalui akhlak, kesabaran, kejujuran dan kasih sayang yang beliau contohkan,” tambahnya.

Habib Ali Ridho selanjutnya mengingatkan orang tua dan guru agar memberikan keteladanan secara langsung. Sebab, pendidikan karakter akan lebih kuat ketika anak melihat contoh nyata dari orang-orang terdekatnya.

“Kalau kita ingin anak-anak memiliki akhlak yang baik, maka orang tua dan guru harus memberikan contoh terlebih dahulu. Anak akan melihat, mendengar dan meniru apa yang dilakukan di sekelilingnya,” pungkasnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di MDT Miftahul Ulum pun menjadi momentum mempertemukan semangat pendidikan, dakwah, dan kebersamaan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP
Hari Santri 2026 di Sumenep, Gus Kautsar Bongkar Makna Ilmu dan Harta yang Patut Diteladani

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh

Berita Terbaru