Samsat Ka Sakola Hadir di MAN Sumenep, Wabup KH. Imam Hasyim Tanamkan Kesadaran Pajak Demi Kemajuan dan PAD Daerah

- Editorial Team

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep KH Imam Hasyim SH MH di 
program Samsat Ka Sakola yang digelar di Aula Graha Wiyata MAN Sumenep, Kamis (30/7).

Wabup Sumenep KH Imam Hasyim SH MH di program Samsat Ka Sakola yang digelar di Aula Graha Wiyata MAN Sumenep, Kamis (30/7).

SUMENEP, OkeDailyJatim – Kesadaran membayar pajak tidak cukup dibangun saat seseorang telah memiliki kendaraan. Pemerintah Kabupaten Sumenep memilih menanamkan budaya itu sejak bangku sekolah melalui program Samsat Ka Sakola yang digelar di Aula Graha Wiyata MAN Sumenep, Kamis (30/7).

Ratusan pelajar mengikuti edukasi bertema “Pelajar Cerdas, Sadar Pajak Sejak Dini”. Kegiatan ini melibatkan Pemkab Sumenep, Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Sumenep, Bapenda Sumenep, Polres Sumenep, Jasa Raharja, dan Tim Pembina Samsat Jawa Timur.

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH., MH. mengatakam, generasi muda harus menjadi pelopor tertib administrasi kendaraan sekaligus memiliki kesadaran bahwa pajak merupakan fondasi pembangunan daerah.

“Kesadaran membayar pajak harus dimulai sejak dini. Ketika para pelajar memahami manfaatnya, mereka akan tumbuh menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan ikut menjaga keberlangsungan pembangunan Kabupaten Sumenep,” kata KH. Imam Hasyim, SH, MH.

Sosok orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep itu juga mengajak masyarakat agar menggunakan kendaraan dengan pelat nomor Sumenep sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah sendiri.

“Semakin banyak kendaraan yang terdaftar di Sumenep, semakin besar pula kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah. Dampaknya akan kembali dirasakan masyarakat melalui pembangunan dan pelayanan publik yang semakin baik,” tambahnya.

Sementara itu Kepala UPT PPD Sumenep Samtiono, SH., MH. menyampaikan program Samsat Ka Sakola bukan sekadar agenda sosialisasi, melainkan strategi membangun budaya sadar pajak yang berkelanjutan.

“Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa pajak bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bentuk gotong royong seluruh masyarakat dalam membiayai pembangunan daerah,” ujar Samtiono, SH, MH.

Menurutnya, pelajar memiliki posisi strategis sebagai penyambung informasi di lingkungan keluarga sehingga edukasi yang diterima di sekolah dapat memberikan dampak yang lebih luas.

“Harapan kami, para siswa menjadi duta sadar pajak di tengah masyarakat. Ketika kesadaran itu tumbuh dari keluarga, kepatuhan membayar pajak akan meningkat secara alami dan berkelanjutan,” harapnya.

Sisi lain, Kepala Bapenda Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya, SH. menjelaskan bahwa Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menjadi sumber penting penerimaan daerah yang hasilnya dikembalikan kepada masyarakat.

“Setiap rupiah pajak kendaraan yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik lainnya. Karena itu, kesadaran membayar pajak merupakan investasi bersama untuk masa depan Kabupaten Sumenep,” tegas Ferdiansyah.

Melalui program Samsat Ka Sakola, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap lahir generasi yang tidak hanya memahami aturan perpajakan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Baca Juga:  MAN Sumenep Ukir Prestasi di Unija Rektor Cup 2026, Tim Voli Sabet Juara 3 Se-Madura

Edukasi sejak usia sekolah diyakini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kepatuhan pajak sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah pada masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Berita Terbaru