SUMENEP, OkeDailyJatim – Semangat berbagi memenuhi Aula Makodim 0827/Sumenep, Sabtu (25/7/2026). Sebanyak 300 peserta dari unsur TNI, Polri, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat mengikuti donor darah yang digelar dalam rangka Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura Tahun Anggaran 2026.
Aksi tersebut menjadi simbol kepedulian bersama untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi warga yang membutuhkan.
Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan personel Kodim 0827/Sumenep, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVI, Yonif TP 931/KJ, Polresta Sumenep bersama Bhayangkari, Pramuka, FKPPI, PPPAD, HIPAKAD, serta Banser.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kolaborasi lintas elemen itu memperlihatkan bahwa semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun kepedulian sosial di Kabupaten Sumenep.
Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada hadir bersama Ketua Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0827/Sumenep Ny. Nourma Persada, para Perwira Staf, serta jajaran Danramil.
Kehadiran seluruh unsur tersebut mempertegas komitmen TNI AD untuk terus hadir melalui kegiatan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Setetes darah bukan sekadar bantuan medis, tetapi juga harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang. Kami ingin pengabdian TNI benar-benar dirasakan masyarakat melalui aksi nyata seperti donor darah ini,” ucap Letkol Inf Citra Persada.
Menurutnya, Bakti TNI AD tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang mampu memperkuat rasa kemanusiaan.
Donor darah dinilai menjadi salah satu bentuk kepedulian yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Kami percaya kepedulian sosial harus terus tumbuh. Ketika masyarakat dan TNI bergerak bersama, manfaatnya jauh lebih besar karena setiap kantong darah dapat menjadi penyelamat bagi sesama,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan donor darah tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan berkembang menjadi budaya berbagi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Dengan semakin banyak pendonor aktif, ketersediaan darah di fasilitas kesehatan diharapkan tetap terjaga.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu mendonorkan darah. Langkah sederhana ini memiliki nilai kemanusiaan yang besar dan dapat memberikan kesempatan hidup bagi orang lain,” pungkasnya.










