“Kain putih harus dijaga tetap bersih. Begitu pula ASN Kemenag, integritas dan keteladanan harus dirawat melalui pengabdian yang tulus,” ujar Farid Fachruddin Saenong.
Dia juga mengingatkan pentingnya menghidupkan nilai ekoteologi dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan dan amanah manusia.
“Ekoteologi mengajarkan kita untuk menjaga alam. Tugas tersebut bukan hanya milik pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab moral seluruh masyarakat,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain ekoteologi, Kementerian Agama juga memperkuat agenda kurikulum cinta. Nilai kasih sayang, toleransi, persaudaraan, dan penghormatan menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan yang harmonis.
Nilai tersebut dinilai relevan dengan tugas ASN Kemenag sebagai pelayan masyarakat. Aparatur dituntut menghadirkan pelayanan yang humanis tanpa mengurangi standar profesionalitas dan integritas.
Kemenag Sumenep kemudian diarahkan terus memperkuat pelayanan publik melalui PTSP. Pelayanan yang sederhana, transparan, dan berintegritas diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Penguatan Zona Integritas menjadi momentum untuk membangun birokrasi yang lebih bersih dan akuntabel. Setiap ASN memiliki peran penting dalam memastikan reformasi pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2















