Madura memiliki banyak media dan wartawan yang aktif meliput kehidupan masyarakat, pembangunan daerah, ekonomi, hingga aktivitas industri di berbagai wilayah.
Dalam pandangan Wahyudi, kedekatan lokasi pelaksanaan UKW dengan wartawan daerah dapat membuka akses yang lebih luas terhadap program peningkatan kompetensi.
Ia juga mengingat program UKW yang sebelumnya pernah digelar di Sumenep oleh PT Kangean Energi Indonesia atau KEI sekitar 2021 dan 2022.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau tidak keliru, PT KEI pernah menggelar UKW di Sumenep sekitar 2021 dan 2022. Ini menunjukkan Madura sangat memungkinkan menjadi lokasi UKW,” tambahnya.
Menurut Wahyudi, pengalaman tersebut dapat menjadi gambaran bahwa penyelenggaraan UKW di Madura bukan sesuatu yang sulit dilakukan.
Di tengah perkembangan media digital, kompetensi wartawan dinilai semakin penting. Kemampuan melakukan verifikasi, menulis berita, dan menjaga etika menjadi kebutuhan utama.
Selain UKW, SMSI Sumenep juga menyampaikan dukungan terhadap program kemasyarakatan SKK Migas Jabanusa yang berjalan di wilayah Madura.
Sinergi antara industri hulu migas, insan pers, dan masyarakat dinilai dapat diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Kami mendukung program kemasyarakatan SKK Migas Jabanusa di Madura. Semoga sinergi dengan masyarakat dan insan pers terus memberi manfaat nyata,” pungkas Bang Wahyu sapaannya.
Dorongan tersebut sekaligus menjadi harapan agar peningkatan kompetensi wartawan tidak hanya berlangsung di pusat-pusat tertentu, tetapi turut menjangkau daerah.
Bagi SMSI Sumenep, keberadaan wartawan kompeten di daerah penting untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan relevan bagi kebutuhan masyarakat.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: Okedaily Jatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















