
Karena itu, KONI diminta meneruskan arah pembinaan tersebut kepada seluruh cabang olahraga. Setiap cabor perlu memiliki sistem regenerasi yang jelas agar prestasi tidak bergantung pada atlet tertentu.
Di sisi lain, Rakerkab KONI Sumenep 2026 menjadi momentum evaluasi program sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi agenda olahraga berikutnya, termasuk persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov Jawa Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Harian KONI Sumenep, Abdul Kadir Al-Mahdaly, mengatakan sejumlah program 2026 telah terealisasi. Namun, beberapa agenda masih berjalan sehingga membutuhkan evaluasi agar target organisasi dapat dicapai secara maksimal.
“Rakerkab 2026 membahas program yang sudah berjalan dan agenda berikutnya. Kami juga mulai menyiapkan program untuk awal 2027,” ujarnya.
Menurutnya, evaluasi tidak sekadar melihat program yang berhasil. KONI juga memastikan agenda yang masih berproses dapat diselesaikan sesuai sasaran dan memberikan dampak terhadap pembinaan atlet.
Persiapan Porprov turut menjadi perhatian dalam Rakerkab. KONI mulai menggodok sejumlah langkah untuk meningkatkan kesiapan kontingen Sumenep menghadapi persaingan olahraga tingkat Jawa Timur.
Penulis : Sahid Badri
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















