Pemkab Sumenep Hadir untuk Asdan, Nelayan Pulau Manuk yang 11 Hari Bertahan di Tengah Laut

- Editorial Team

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdakab Agus Dwi Saputra Didampingi Kadinsos P3A Dr. Rahman Riadi SE MM Saat Memberikan Santunan Kepada Asdan

Sekdakab Agus Dwi Saputra Didampingi Kadinsos P3A Dr. Rahman Riadi SE MM Saat Memberikan Santunan Kepada Asdan

OkeDailyJatim – Harapan akhirnya kembali setelah 11 hari. Asdan, nelayan asal Pulau Manuk, Desa Sonok, Kecamatan Gayam, Sumenep, pulang dengan selamat setelah sempat terdampar di Karimunjawa.

Selama 11 hari berada di tengah laut, Asdan harus bertahan dalam situasi yang tidak mudah. Hingga akhirnya, ia ditemukan dan berhasil dijemput untuk kembali ke Sumenep.

Kepulangan Asdan menjadi kabar yang melegakan bagi keluarga. Setelah tiba di Kabupaten Sumenep, pemerintah langsung memberikan perhatian dan memastikan kondisi Asdan mendapat penanganan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemkab Sumenep melalui Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep hadir menjemput Asdan. Ia kemudian ditempatkan sementara di Rumah Perlindungan Sosial atau RPS untuk beristirahat dan menjalani pemeriksaan kesehatan.

Kepala Dinsos P3A Sumenep, Dr. R. Abd Rahman Riadi SE MM, mengatakan pemerintah bersyukur Asdan dapat kembali dengan selamat setelah melewati masa sulit selama berada di laut.

Baca Juga:  Kenaikan Pangkat ASN Kemenag Sumenep Bukan Sekadar Hak, Abdul Wasid: Ada Amanah dan Integritas yang Terselip

“Alhamdulillah, Asdan sudah kembali dengan selamat. Pemerintah hadir untuk memastikan warga yang mengalami musibah mendapat perhatian dan pendampingan.” kata Dr. Rahman Riadi kepada media ini, Jum’at (28/08/2026)

Di RPS Dinsos P3A Sumenep, perhatian kepada Asdan tidak berhenti pada pemulihan kondisi. Ia juga menerima santunan sebagai bentuk kepedulian pemerintah setelah melewati perjalanan berat tersebut.

Santunan itu diserahkan langsung oleh Sekdakab Sumenep Agus Dwi Saputra, S.Sos, M.SI. Penyerahan santunan menjadi simbol bahwa warga yang tertimpa musibah tidak dibiarkan menghadapi kesulitannya seorang diri.

Bagi Asdan, kepulangan tersebut tentu memiliki arti yang dalam. Setelah berhari-hari jauh dari rumah dan keluarga, langkahnya kembali ke tanah Sumenep menjadi perjalanan menuju rasa aman.

Baca Juga:  Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Dr R Abd Rahman Riadi menyampaikan, setelah beristirahat dan kondisi kesehatannya diperiksa, Asdan kemudian dibantu untuk melanjutkan perjalanan menuju daerah asalnya.

“Setelah beristirahat dan diperiksa kesehatannya, Asdan kami antar menuju Pelabuhan Kalianget untuk melanjutkan perjalanan ke Pulau Sapudi.” ujarnya.

Pagi harinya, Asdan diantar menuju Pelabuhan Kalianget. Dari sana, ia melanjutkan perjalanan menuju Pulau Sapudi untuk kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat di daerah asalnya.

Kepulangan Asdan menjadi gambaran nyata kehadiran Pemkab Sumenep ketika warganya menghadapi situasi sulit. Pemerintah hadir sejak proses penjemputan hingga memastikan korban dapat kembali menuju keluarganya.

Menurut Dr R Abd Rahman Riadi, perhatian pemerintah merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat, terutama warga yang membutuhkan pendampingan setelah mengalami musibah.

Baca Juga:  HUT RI ke-81 di Ambunten, Semangat Berdaulat, Adil dan Makmur Menggema

“Kami ingin memastikan warga yang mengalami musibah tetap mendapat pendampingan. Kepulangan Asdan menjadi kabar bahagia bagi kita semua.” pungkas Kadinsos P3A Dr. R. Rahman Riadi, SE, MM.

Kisah Asdan akhirnya bukan hanya tentang seorang nelayan yang berhasil pulang setelah 11 hari di laut. Lebih dari itu, kepulangannya menjadi cerita tentang harapan, kepedulian, dan tangan pemerintah yang hadir ketika warganya membutuhkan pertolongan.

Kini, perjalanan panjang itu perlahan menjadi kenangan. Asdan telah kembali menapaki jalan menuju kampung halaman, membawa satu kabar paling berharga bagi keluarganya: ia pulang dengan selamat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Nabi dan Penutupan HUT RI ke-81 di Gapura, Momentum Rawat Persatuan di Tengah Keberagaman
Kepedulian Camat Gayam di Balik Penyaluran BLT DD untuk Warga Tuna Netra
Guru Jadi Garda Integritas, Kemenag Sumenep Dorong Pelayanan Bersih dan Transparan
Bidang PAUD dan PNF Disdik Sumenep Kebut Regulasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Kadisdik Sumenep Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah untuk Perkuat Fondasi Anak
Kenaikan Pangkat ASN Kemenag Sumenep Bukan Sekadar Hak, Abdul Wasid: Ada Amanah dan Integritas yang Terselip
Wabup Sumenep Hadiri Haul Syuhada Kemerdekaan KH Abdullah Sajjad, Kobarkan Semangat Perjuangan Ulama
Dinsos P3A Sumenep dan Baznas Responsif Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Puting Kencang

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:29 WIB

Maulid Nabi dan Penutupan HUT RI ke-81 di Gapura, Momentum Rawat Persatuan di Tengah Keberagaman

Selasa, 8 September 2026 - 13:57 WIB

Kepedulian Camat Gayam di Balik Penyaluran BLT DD untuk Warga Tuna Netra

Selasa, 8 September 2026 - 10:24 WIB

Guru Jadi Garda Integritas, Kemenag Sumenep Dorong Pelayanan Bersih dan Transparan

Selasa, 8 September 2026 - 07:32 WIB

Bidang PAUD dan PNF Disdik Sumenep Kebut Regulasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

Senin, 7 September 2026 - 08:29 WIB

Kenaikan Pangkat ASN Kemenag Sumenep Bukan Sekadar Hak, Abdul Wasid: Ada Amanah dan Integritas yang Terselip

Berita Terbaru