Dari ruang pendidikan, kunjungan kemudian bergerak ke sektor pembinaan kemandirian. Kusnali melihat langsung Batik Catra, produk batik tulis yang dikembangkan melalui keterampilan warga binaan.
Batik Catra menjadi gambaran lain bahwa pembinaan dapat diarahkan pada produktivitas. Setiap karya yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai seni, tetapi juga menjadi sarana melatih ketekunan, kreativitas, dan keterampilan.
Kusnali juga memberikan pengarahan kepada jajaran Rutan Sumenep. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan fungsi pemasyarakatan yang mencakup pelayanan, pembinaan, pembimbingan kemasyarakatan, perawatan, pengamanan, dan pengamatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penguatan tersebut menjadi bagian penting dalam agenda Bintorwasdal. Jajaran pemasyarakatan dituntut mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, sekaligus tetap menempatkan pemenuhan hak warga binaan sebagai bagian dari pelayanan.
Tidak berhenti di ruang pengarahan, Kusnali turut meninjau sejumlah fasilitas Rutan Sumenep dan berinteraksi langsung dengan warga binaan di blok hunian.
Kehadiran pimpinan wilayah secara langsung menjadi ruang untuk melihat kondisi lapangan sekaligus memastikan pelayanan, pembinaan, dan pengamanan berjalan sebagaimana mestinya.
Sementara itu, Kepala Rutan Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran untuk mendapatkan penguatan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas.
“Kami menyambut baik kunjungan Bapak Kakanwil beserta jajaran. Arahan dan penguatan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, baik dalam pelayanan, pembinaan, pengamanan, maupun fungsi pemasyarakatan lainnya,” ujar Aditya.
Menurut Aditya, setiap arahan yang diberikan dalam agenda Bintorwasdal akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk memperkuat kinerja jajaran Rutan Sumenep.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: Okedaily Jatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















