Layanan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pasien untuk memperoleh penguatan batin selama menjalani proses perawatan dan pemulihan.
Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid menyebut kerja sama itu sebagai bentuk nyata sinergi pelayanan. Menurutnya, masyarakat membutuhkan perhatian yang menyentuh seluruh sisi kehidupan.
“Pelayanan kepada masyarakat tidak cukup hanya memperhatikan fisik. Mental dan spiritual juga harus mendapat perhatian secara utuh,” kata Abdul Wasid.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kondisi batin yang lebih tenang dapat membantu pasien menghadapi proses pengobatan dengan semangat dan energi positif.
Karena itu, ia berharap penyuluh agama tidak sekadar hadir memberikan nasihat. Mereka harus mampu membangun kepedulian dan menghadirkan ketenangan.
“Saya berharap penyuluh agama menjalankan amanah dengan keikhlasan, kepedulian, dan profesionalitas saat mendampingi pasien,” ujarnya.
Penulis : Sahid Badri
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















