OkeDailyJatim – Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep memperkuat profesionalisme ASN melalui pembinaan daring Kanwil Kemenag Jawa Timur, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan melalui Zoom Meeting itu berlangsung di ruang rapat Kemenag Sumenep. Pembinaan tersebut menyasar penguatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.
Sejumlah materi dibahas, mulai dari kebijakan publik, media dan kehumasan, pengembangan SDM, hingga hukum, HAM, dan kerukunan umat beragama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembinaan menghadirkan Staf Khusus Menteri Agama RI, Ismail Cawidu, serta Tenaga Ahli Menteri Agama, Andi Salman Maggalatung.
Salah satu materi yang menjadi perhatian ialah enam prinsip qaulan dalam Al-Qur’an sebagai pedoman komunikasi ASN, termasuk saat menyampaikan informasi di media sosial.
Enam prinsip itu meliputi qaulan sadidan (jujur), qaulan ma’rufan (baik), qaulan balighan (tepat sasaran), qaulan layyinan (lembut), qaulan kariman (memuliakan), dan qaulan maysuran (mudah dipahami).
Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, berharap prinsip komunikasi Qur’ani diterapkan dalam pekerjaan, komunikasi kelembagaan, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Prinsip komunikasi Qur’ani harus menjadi pedoman ASN dalam bekerja, menyampaikan informasi, dan memberikan pelayanan yang santun serta bertanggung jawab,” kata Abd. Wasid disela kegiatan.
Menurutnya, komunikasi yang jujur, santun, dan bijaksana menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik serta menjaga kerukunan umat beragama.
ASN juga diharapkan semakin bijak menggunakan media sosial, cermat menyampaikan informasi, dan tidak ikut menyebarkan hoaks yang berpotensi merugikan masyarakat.
“Melalui pembinaan tersebut, kami kemenag Sumenep diharapkan mampu meningkatkan integritas, memperkuat profesionalisme, dan menghadirkan pelayanan publik yang humanis serta berkualitas,” pungkasnya.















