OkeDailyJatim – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Kabupaten Sumenep. Siti Maryam, S.Pd., M.Pd., guru Kimia SMA Negeri 1 Masalembu, sukses meraih penghargaan Terbaik 1 Guru Dedikatif tingkat Provinsi Jawa Timur 2026.
Capaian tersebut menjadi bukti kualitas tenaga pendidik dari wilayah kepulauan. Siti Maryam kini mendapat kepercayaan untuk membawa nama Jawa Timur dalam kompetisi penghargaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di tingkat nasional.
Penghargaan itu diserahkan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Timur dalam kegiatan di Harris Hotel & Convention Gubeng, Surabaya, Rabu (4/11/2026). Prestasi ini sekaligus menjadi kebanggaan pendidikan Sumenep.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perjalanan menuju podium terbaik tidak berlangsung mudah. Siti Maryam harus melewati tahapan seleksi berjenjang, mulai dari Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep hingga bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di tingkat provinsi.
Rangkaian seleksi dimulai melalui pendaftaran dan pengunggahan dokumen persyaratan yang ditutup pada 10 Oktober 2026. Setelah itu, peserta menjalani pemeriksaan administrasi serta wawancara secara virtual pada 25 Oktober 2026.
Persaingan semakin kompetitif ketika 21 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti seleksi. Dari seluruh peserta, panitia kemudian menetapkan tiga kandidat terbaik untuk melaju ke tahap gelar karya pada 2-5 November 2026.
Persaingan semakin kompetitif ketika 21 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti seleksi. Dari seluruh peserta, panitia kemudian menetapkan tiga kandidat terbaik untuk melaju ke tahap gelar karya pada 2-5 November 2026.
Dalam tahapan penentuan tersebut, Siti Maryam mampu memperlihatkan dedikasi dan kapasitas profesionalnya. Hasilnya, guru Kimia asal Masalembu itu berhasil menempati posisi tertinggi sebagai Terbaik 1 kategori Guru SMA Dedikatif.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus amanah bagi saya. Saya bersyukur mendapat kesempatan menjadi Terbaik 1 dan siap mewakili Jawa Timur untuk berkompetisi di tingkat nasional,” kata Siti Maryam, Rabu (04/11/2026).
Keberhasilan tersebut memiliki makna lebih luas bagi pendidikan Kabupaten Sumenep. Prestasi yang lahir dari wilayah kepulauan menunjukkan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk melahirkan pendidik berkualitas dan berdaya saing.
Selain Siti Maryam, penghargaan tertinggi juga diraih Samhadi, A.Ma., tenaga kependidikan SMA Negeri 2 Sumenep. Ia berhasil menjadi Terbaik 1 GTK Transformatif kategori Tenaga Kependidikan SMA/SMK/SLB Provinsi Jawa Timur 2026.
Dua penghargaan tersebut menjadi capaian istimewa bagi insan pendidikan di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep. Prestasi itu sekaligus memperlihatkan potensi guru dan tenaga kependidikan daerah dalam menghasilkan inovasi.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep, Dr. Rusliy, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Siti Maryam dan Samhadi. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil dedikasi, kreativitas, serta komitmen dalam menjalankan tugas pendidikan.
Menurut Rusliy, keberhasilan dua insan pendidikan itu membuktikan bahwa sumber daya manusia di lingkungan pendidikan Sumenep memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat provinsi. Capaian tersebut diharapkan menjadi pemantik lahirnya prestasi-prestasi berikutnya.
Ia juga berharap penghargaan tersebut tidak sekadar menjadi kebanggaan bagi penerima. Lebih dari itu, keberhasilan tersebut harus mampu mendorong guru dan tenaga kependidikan lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi serta menciptakan inovasi pembelajaran.
“Harapan kami, semakin banyak guru dan tenaga kependidikan Kabupaten Sumenep yang berprestasi dan inovatif. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan generasi mendatang,” ujar Dr. Rusliy.
Dua penghargaan Terbaik 1 tingkat Jawa Timur tersebut menjadi catatan positif bagi dunia pendidikan Sumenep. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa potensi daerah kepulauan mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang layak diperhitungkan di tingkat nasional.















