OkeDailyJatim – Sebanyak 145 bungkus nasi Bungturat dibagikan KBS Sumenep di kawasan sisi timur jalan, simpang tiga Polresta Sumenep, Jumat (23/10/2026). Kegiatan sosial ini menjadi wujud kepedulian terhadap sesama sekaligus ajakan untuk menjaga semangat berbagi di tengah aktivitas masyarakat.
Pembagian nasi tersebut menghadirkan pesan bahwa kepedulian sosial tidak harus diwujudkan melalui bantuan besar. Langkah sederhana yang dilakukan dengan tulus dapat menjadi bentuk perhatian bagi masyarakat. KBS Sumenep berharap kegiatan ini turut menguatkan solidaritas dan menumbuhkan kebiasaan saling membantu.
Ketua KBS Sumenep, Akhmad Sahruddin, S.H., mengatakan kegiatan berbagi nasi Bungturat merupakan bentuk kepedulian yang ingin terus ditumbuhkan di tengah masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga menggerakkan lebih banyak orang untuk melakukan aksi sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui kegiatan pembagian 145 bungkus nasi Bungturat ini, kami ingin menghadirkan kepedulian dalam tindakan nyata. Kami berharap apa yang kami berikan dapat membawa manfaat bagi masyarakat. Bagi kami, semangat berbagi harus terus dijaga agar kepedulian terhadap sesama semakin tumbuh,” kata Akhmad Sahruddin usai kegiatan kepada media ini.
Menurut Akhmad, nilai sebuah pemberian tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah atau besarnya bantuan. Ketulusan, kepedulian, dan kemauan untuk hadir membantu sesama menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan sosial yang lebih erat. Semangat tersebut diharapkan dapat tumbuh melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa kepedulian tidak diukur dari besar kecilnya pemberian, melainkan dari ketulusan untuk membantu. Karena itu, kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Jika semakin banyak orang tergerak untuk berbagi, semangat gotong royong akan semakin kuat,” ujarnya.
Kegiatan pembagian 145 bungkus nasi Bungturat itu berlangsung di kawasan simpang tiga Polresta Sumenep. Meski demikian, informasi mengenai jumlah penerima, kelompok masyarakat yang menjadi sasaran, serta mekanisme penyaluran belum tersedia. Rincian tersebut masih perlu dikonfirmasi agar informasi mengenai kegiatan sosial ini semakin lengkap dan akurat.
Akhmad juga berharap semangat berbagi tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Sumenep. Menurutnya, kepedulian yang terus dipelihara dapat memperkuat hubungan antarsesama dan membangun lingkungan sosial yang lebih hangat.
“Harapan kami, semangat berbagi ini terus terjaga dan menjadi kebiasaan bersama. Dengan saling peduli, kita bisa membangun lingkungan yang lebih hangat, kuat, dan penuh kebersamaan. Semoga langkah sederhana ini mendorong semakin banyak pihak untuk ikut membantu sesama sesuai kemampuan masing-masing,” tutup Akhmad Sahruddin.
Melalui pembagian 145 bungkus nasi Bungturat tersebut, KBS Sumenep menegaskan pesan bahwa kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana. Kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong dan perhatian terhadap sesama perlu terus dirawat agar kebersamaan masyarakat Sumenep semakin kuat.















