Ia juga mengaitkan pendidikan inklusif dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara. Setiap anak memiliki kodrat dan potensi yang harus dihormati serta dikembangkan melalui proses pendidikan.

“Kita harus menghormati kodrat setiap anak dan memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang sesuai kodrat alam dan kodrat zamannya,” tambahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihaknya menekankan pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan seluruh anak mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas. Prinsip tersebut juga memiliki landasan kebijakan dan regulasi yang kuat.
“Tidak boleh ada anak yang kehilangan hak mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas hanya karena memiliki kebutuhan atau kondisi yang berbeda,” tegasnya.
Bimtek tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta harus mampu diterapkan untuk memperkuat layanan pendidikan inklusif di satuan pendidikan.
Penulis : Sahid Badri
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















