Halo Warga Sumenep! Yuk Ramaikan Festival Kebudayaan Pesisir Utara 2026 di Pantai Slopeng

- Editorial Team

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH

Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH

OkeDailyJatim –  Riuh kebudayaan dan pesona wisata pesisir akan berpadu dalam Festival Kebudayaan Pesisir Utara Kabupaten Sumenep 2026.

Masyarakat Pantura, khususnya warga Kecamatan Dasuk, diajak menjadikan festival tersebut bukan sekadar tontonan, tetapi momentum untuk merawat budaya sekaligus menghidupkan potensi wisata daerah.

Festival Kebudayaan Pesisir Utara 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ajakan untuk hadir dan memeriahkan festival ini menjadi bagian dari semangat Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menjadikan kebudayaan dan pariwisata sebagai kekuatan daerah.

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., mengajak masyarakat dari berbagai kalangan untuk datang bersama-sama menikmati sekaligus mendukung rangkaian kegiatan kebudayaan tersebut.

“Festival ini bukan hanya ruang untuk berkumpul dan menikmati hiburan, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta melestarikan budaya yang menjadi identitas daerah,” kata Bupati Fauzi, Jum’at (21/08/2026).

Baca Juga:  Saat Kemarau Mendera Batuputih, Kapolresta Sumenep Hadir Bawa 12 Ribu Liter Air Bersih

Menurutnya, kekayaan budaya pesisir merupakan bagian penting dari wajah Kabupaten Sumenep. Karena itu, keberadaan festival diharapkan mampu mempertemukan tradisi, masyarakat, dan potensi wisata dalam satu perhelatan yang memberikan manfaat lebih luas.

Bagi Sumenep, pesisir bukan sekadar bentang alam. Di dalamnya terdapat tradisi, kehidupan masyarakat, kearifan lokal, hingga potensi ekonomi yang apabila dikelola secara kreatif dapat menjadi daya tarik wisata.

“Kita ingin budaya tidak berhenti sebagai warisan masa lalu. Budaya harus terus hidup, dikenal generasi muda, dan menjadi kekuatan yang mampu menggerakkan potensi pariwisata serta ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Festival Kebudayaan Pesisir Utara 2026 juga diharapkan menjadi ruang bertemunya masyarakat dari berbagai wilayah. Kehadiran warga secara bersama-sama akan membuat festival semakin semarak sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap kebudayaan daerah.

Baca Juga:  Kerupuk Curi Perhatian Bupati di Stand Pemerintah Kecamatan Gapura, Obrolan Santai Ungkap Potensi Qlapa

Bupati Fauzi menilai kebersamaan masyarakat merupakan modal penting dalam membangun daerah. Sebab, pengembangan pariwisata dan kebudayaan tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

“Kebersamaan adalah kekuatan kita. Ketika masyarakat, pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan generasi muda bergerak bersama, potensi yang kita miliki akan jauh lebih kuat dan memberikan dampak yang lebih besar,” tegas Bupati Fauzi.

Pantai Slopeng dipilih sebagai lokasi kegiatan dengan latar pesisir yang menjadi bagian dari kekayaan wisata Kabupaten Sumenep. Perpaduan antara suasana pantai dan kekayaan budaya diharapkan menciptakan pengalaman yang menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.

Lebih dari sekadar agenda festival, momentum ini diharapkan mampu membuka ruang promosi bagi potensi wisata pesisir Sumenep. Semakin banyak masyarakat yang datang, semakin besar pula peluang kawasan wisata dan aktivitas ekonomi di sekitarnya ikut bergerak.

Baca Juga:  Pimpin Apel Gabungan, Inspektur Sumenep Minta ASN Tingkatkan Disiplin dan Integritas

“Mari kita jadikan Festival Kebudayaan Pesisir Utara ini sebagai momentum untuk membangkitkan potensi wisata pesisir Sumenep. Datang, ramaikan, dan ikut menjaga budaya kita agar tetap menjadi kebanggaan bersama,” pungkasnya.

Karena itu, masyarakat Pantura dan warga Kecamatan Dasuk secara khusus diajak hadir pada Sabtu, 22 Agustus 2026 di Pantai Slopeng.

Kehadiran masyarakat diharapkan tidak hanya menambah semarak festival, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata daerah.

Melestarikan budaya, memperkuat kebersamaan, dan membangkitkan wisata pesisir. Tiga semangat itu diharapkan menyatu dalam Festival Kebudayaan Pesisir Utara Kabupaten Sumenep 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya
Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Berita Terbaru