Dari Sholawat hingga Pengabdian, Peringatan Maulid Nabi di BRIDA Sumenep Sarat Pesan Moral

- Editorial Team

Rabu, 16 September 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Brida Sumenep Siswahyudi Bintoro Bersama Kiai Bajuri di Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Kepala Brida Sumenep Siswahyudi Bintoro Bersama Kiai Bajuri di Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

“Semoga Maulid Nabi ini memperkuat kebersamaan keluarga besar BRIDA Sumenep dan menambah semangat kita memberikan pengabdian terbaik,” Bintoro menambahkan.

Sementara itu, Ustadz K. A. Badjuri Rofiq mengajak peserta memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, cinta kepada Rasulullah harus berangkat dari hati.

Ia menyampaikan bahwa shalawat bukan hanya rangkaian kalimat pujian. Bagi umat Islam, shalawat menjadi bagian dari ekspresi kecintaan sekaligus pengingat untuk mengikuti keteladanan Rasulullah.

“Membaca shalawat merupakan bentuk kecintaan kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Semoga kita mendapat syafaat atas kemuliaan bulan kelahiran beliau,” ujarnya

Kiai Badjuri kemudian mengingatkan pentingnya akhlak dalam kehidupan seorang Muslim. Ia mencontohkan Rasulullah SAW sebagai sosok yang menjadi teladan dalam membangun perilaku dan kemuliaan budi pekerti.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Seremoni, Maulid Nabi di BPBD Sumenep Jadi Momentum Perkuat Pengabdian

Menurutnya, perjalanan kehidupan manusia harus disertai rasa syukur. Baik dalam menjalani kehidupan sehari-hari maupun ketika menerima berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT.

“Akhlak adalah hal utama yang harus bagus. Nabi Muhammad SAW lahir dalam keadaan bersujud. Ini menjadi pengingat pentingnya akhlak yang baik,” tegas Kiai Bajuri.

Baca Juga:  SonGENnep FC Pastikan Tiket Liga Nusantara Jatim 2026, Bawa Asa Baru Futsal Sumenep

Ia juga menyampaikan kisah keagamaan tentang kemuliaan majelis Maulid dan orang-orang yang memperbanyak shalawat. Kisah tersebut dinisbatkan dalam sejumlah literatur dan ceramah ulama.

Penulis : Mas'udi

Editor : Slamet Bae

Sumber Berita: Okedaily Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Kerapan Sapi Betina Giliraja Jadi Magnet Budaya dan Wisata Sumenep 2026
MEC 2026 Sumenep Bawa Keraton ke Panggung, Budaya Madura Disulap Jadi Magnet Wisata
GERCAP Kemenag Sumenep Perkuat Kompetensi Guru As-Assalam di Era Pembelajaran Mendalam
Siswi MAN Sumenep Tembus Final Health Innovation Festival, Bawa Pesan Pertolongan Pertama Lewat Poster Infografis
Moh. Fikriyanto Nahkodai PBFI Sumenep Periode 2026-2030
Piala AF Sport U-17 Segera Digelar di Sumenep
Jejak Tionghoa dan Majapahit Bertemu di Dungkek Sumenep, Ini Kisah yang Terungkap
Wartawan Pemula Jangan Terpinggirkan, SMSI Sumenep Dorong UKW Digelar di Madura

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Festival Kerapan Sapi Betina Giliraja Jadi Magnet Budaya dan Wisata Sumenep 2026

Minggu, 20 September 2026 - 08:48 WIB

MEC 2026 Sumenep Bawa Keraton ke Panggung, Budaya Madura Disulap Jadi Magnet Wisata

Sabtu, 19 September 2026 - 23:59 WIB

GERCAP Kemenag Sumenep Perkuat Kompetensi Guru As-Assalam di Era Pembelajaran Mendalam

Sabtu, 19 September 2026 - 20:50 WIB

Siswi MAN Sumenep Tembus Final Health Innovation Festival, Bawa Pesan Pertolongan Pertama Lewat Poster Infografis

Sabtu, 19 September 2026 - 19:06 WIB

Moh. Fikriyanto Nahkodai PBFI Sumenep Periode 2026-2030

Berita Terbaru