Bapenda Sumenep terus mendorong kemudahan pembayaran pajak melalui perluasan kanal layanan. Pemerintah daerah juga mengembangkan digitalisasi dan pembayaran non-tunai untuk memperkuat pelayanan perpajakan.
Menurut Suhermanto, kemudahan akses menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Masyarakat diharapkan tidak kesulitan ketika membutuhkan layanan pembayaran pajak daerah.
“Kemudahan akses merupakan bagian dari pelayanan yang kami utamakan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini sesuai kebutuhan dan waktunya.” ungkap Suhermanto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran ATM Qris juga memberikan pilihan bagi masyarakat yang sedang mengakses layanan lain di MPP Sumenep. Pembayaran pajak dapat dilakukan dalam satu kawasan pelayanan publik yang mudah dijangkau.
Bagi Bapenda Sumenep, inovasi layanan bukan hanya soal menyediakan fasilitas baru. Lebih dari itu, layanan harus mampu memberikan kemudahan nyata dan menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami akan terus melihat kebutuhan masyarakat dan mengembangkan layanan yang semakin mudah, cepat, serta dekat. Pelayanan pajak harus hadir mengikuti kebutuhan wajib pajak,” pungkasnya.
Layanan ATM Qris di MPP Sumenep menjadi bagian dari transformasi pelayanan perpajakan daerah. Akses yang semakin dekat diharapkan dapat mendorong masyarakat lebih mudah memenuhi kewajiban pajaknya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep sendiri tengah mendorong digitalisasi layanan perpajakan dan perluasan kanal pembayaran sebagai bagian dari optimalisasi pendapatan daerah.
Dengan hadirnya ATM Qris setiap hari, Bapenda Sumenep ingin memastikan layanan pajak tidak terasa jauh dari masyarakat. Pembayaran PKB tahunan dan PBB-P2 kini memiliki akses yang lebih dekat di pusat pelayanan publik.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: Okedaily Jatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















