Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian kepada fakir miskin. Menurutnya, kecintaan Rasulullah kepada mereka menjadi teladan yang relevan untuk diterapkan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Rasulullah SAW mencintai dan menyayangi fakir miskin. Kepedulian kepada sesama harus terus kita tumbuhkan sebagai bagian dari akhlak yang beliau ajarkan,” jelasnya.
Selain kasih sayang dan kepedulian sosial, Abdul Wasid mengingatkan pentingnya bersyukur serta tidak meremehkan orang lain dalam menjalani kehidupan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita harus banyak bersyukur dan tidak meremehkan orang lain. Setiap kebaikan yang dilakukan akan mendapatkan ganjaran dari Allah SWT,” pesannya.
Ia menambahkan, silaturahmi harus tetap dijaga dalam kondisi apa pun, baik saat senang maupun menghadapi kesulitan. Etika dan akhlak harus menjadi landasannya.
Melalui peringatan Maulid Nabi ini, keluarga besar BKAD Sumenep diharapkan tidak sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi mampu menerapkan keteladanannya.
Nilai kasih sayang, kepedulian, rasa syukur, silaturahmi, dan kebersamaan diharapkan menjadi bagian dari budaya kerja sekaligus kehidupan keluarga besar BKAD Sumenep.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: Okedaily Jatim
Halaman : 1 2















