DWP Kemenag Sumenep Dorong Gerakan Pekarangan Pangan Lestari, Perempuan Jadi Garda Ketahanan Pangan Keluarga

- Editorial Team

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DWP Kemenag Sumenep Dorong Gerakan Pekarangan Pangan Lestari, Perempuan Jadi Garda Ketahanan Pangan Keluarga

DWP Kemenag Sumenep Dorong Gerakan Pekarangan Pangan Lestari, Perempuan Jadi Garda Ketahanan Pangan Keluarga

SUMENEP, OkeDailyJatim – Gerakan ketahanan pangan tidak selalu dimulai dari lahan yang luas. Dari pekarangan rumah yang sederhana, keluarga dapat menghadirkan sumber pangan sehat sekaligus membangun kemandirian ekonomi.

Gagasan itulah yang mengemuka dalam pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Sumenep di Graha Wiyatan MAN Sumenep, Rabu (22/7).

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda organisasi. DWP Kemenag Sumenep menjadikannya sebagai ruang edukasi untuk menggerakkan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini sebuah langkah nyata yang mengajak setiap keluarga memanfaatkan lahan di sekitar rumah agar lebih produktif, sehat, dan ramah lingkungan.

Baca Juga:  Bupati Fauzi dan Baznas Bedah 4 Rumah Warga di Lenteng-Ganding, Perkuat Program Pengentasan Kemiskinan

Ketua DWP Kemenag Sumenep, Ny. Barratul Aini Wasid, mengatakan perempuan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan pangan dari lingkup keluarga.

Menurutnya, perubahan besar selalu berawal dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Pekarangan bukan sekadar halaman rumah. Di sanalah keluarga bisa menanam harapan melalui pangan sehat yang diproduksi sendiri dengan penuh kepedulian,” kata Barratul Aini.

Ia menambahkan, gerakan P2L tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sayuran, buah, maupun tanaman obat keluarga, tetapi juga menumbuhkan budaya hidup hemat, sehat, dan mandiri di tengah masyarakat.

“Saya berharap seluruh anggota DWP menjadi pelopor yang menginspirasi lingkungan sekitarnya agar semakin banyak keluarga memanfaatkan pekarangan sebagai sumber kehidupan yang bermanfaat,” tambahnya.

Apresiasi terhadap gerakan tersebut juga disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, selaku Pembina DWP.

Baca Juga:  Yonif TP 931/KJ Gelar Karya Bhakti Pelebaran Jalan, Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Kalianget Barat

Ia menilai inisiatif yang digagas bersama MTsN 3 Sumenep merupakan langkah inovatif yang selaras dengan semangat pemberdayaan perempuan dan pembangunan berkelanjutan.

“Program seperti ini memiliki dampak yang luas. Ketika keluarga mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangannya sendiri, maka ketahanan masyarakat juga akan semakin kuat,” ujar Abdul Wasid.

Menurutnya, sosialisasi harus menjadi titik awal lahirnya aksi nyata. Ia berharap seluruh anggota DWP dapat menerapkan ilmu yang diperoleh sehingga manfaatnya dirasakan oleh keluarga maupun masyarakat.

Baca Juga:  Rutan Sumenep Terima Sertifikat Halal BPJPH, Bukti Komitmen Penuhi Hak Dasar Makanan Layak dan Sehat

“Saya berharap Pekarangan Pangan Lestari berkembang menjadi gerakan bersama, bukan hanya di lingkungan Kementerian Agama, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk membangun lingkungan yang hijau, sehat, dan produktif,” pungkasnya.

Melalui gerakan ini, DWP Kemenag Sumenep menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menciptakan keluarga tangguh.

Dari pekarangan rumah, lahir ketahanan pangan, kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus semangat gotong royong yang menjadi fondasi pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Penulis : Slamet Bae

Editor : Syahid Badri

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yonif TP 931 Hadiri Maulid Nabi di Masjid Jamik Sumenep, Kebersamaan Jadi Pesan Utama
Parenting Keluarga Via Zoom, Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole Tekankan Peran Penting Orang Tua
Kemenag Sumenep Gebrak Zona Integritas, Guru PAI Diminta Perkuat Keteladanan
Terbongkar Setelah Korban Murung, Warga Giligenting Ditangkap Polisi karena Dugaan Pencabulan Anak
Sabet Juara II Baca Puisi, Nailatul Marom Angkat Derajat Madrasah Sumenep di Kancah Kabupaten
Peringati Maulid Nabi, Rutan Kelas IIB Sumenep Tutup Operasional Sementara
Apel Pagi Bukan Sekadar Rutinitas, Kepala Inspektorat Sumenep: Momentum Awal Konsolidasi
NU Sumenep Gerakkan Pendidikan dari MWC, LP Ma’arif Siapkan Generasi Unggul Hadapi Era Keemasan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 04:30 WIB

Yonif TP 931 Hadiri Maulid Nabi di Masjid Jamik Sumenep, Kebersamaan Jadi Pesan Utama

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Parenting Keluarga Via Zoom, Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole Tekankan Peran Penting Orang Tua

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Kemenag Sumenep Gebrak Zona Integritas, Guru PAI Diminta Perkuat Keteladanan

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Terbongkar Setelah Korban Murung, Warga Giligenting Ditangkap Polisi karena Dugaan Pencabulan Anak

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:03 WIB

Peringati Maulid Nabi, Rutan Kelas IIB Sumenep Tutup Operasional Sementara

Berita Terbaru