Diduga Berawal dari Damar Apung, Tiga Rumah di Batu Kencana Sumenep Ludes Terbakar

- Editorial Team

Senin, 20 Juli 2026 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Berawal dari Damar Apung, Kebakaran Hebat Landa Perumahan Batu Kencana Sumenep, Polisi Bergerak Cepat Selidiki Penyebab

Diduga Berawal dari Damar Apung, Kebakaran Hebat Landa Perumahan Batu Kencana Sumenep, Polisi Bergerak Cepat Selidiki Penyebab

SUMENEP, OkeDailyJatim – Kobaran api memecah keheningan malam di Perumahan Batu Kencana Blok L, Desa Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 21.15 WIB.

Kebakaran yang diduga bermula dari sebuah damar apung itu menghanguskan satu rumah dan merusak dua rumah lain, memicu kepanikan warga yang berupaya menyelamatkan keluarga serta harta benda.

Laporan warga langsung direspons cepat aparat kepolisian. Personel Polsek Sumenep Kota bersama petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, personel Yonif TP 931/KJ, dan unsur terkait bergerak ke lokasi untuk memadamkan api, mengamankan kawasan, membantu evakuasi penghuni, serta memastikan situasi tetap kondusif.

Sebanyak lima unit mobil pemadam diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api. Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 23.30 WIB.

Baca Juga:  Warga Pakandangan Barat Sumenep Temukan Telapak Kaki di Pantai, Ternyata Ada Mayat Misterius

Tim Identifikasi Polres bersama personel Polsek Sumenep Kota kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi guna mendukung proses penyelidikan.

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang penghuni mengalami luka bakar pada bagian wajah dan tangan.

Korban sempat mendapatkan penanganan di Puskesmas Batuan sebelum dirujuk ke RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep untuk memperoleh perawatan medis lebih lanjut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan bahwa api berasal dari salah satu ruangan di rumah yang mengalami kerusakan paling parah.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih didalami penyidik dengan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi.

Baca Juga:  Hari Santri 2026 di Sumenep, Gus Kautsar Bongkar Makna Ilmu dan Harta yang Patut Diteladani

Kerugian material akibat musibah tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta, menjadikan peristiwa ini sebagai salah satu kebakaran yang menimbulkan kerusakan cukup besar di kawasan permukiman tersebut.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Sumenep Kota AKP Maliyanto Effendi, S.H., M.H., menegaskan bahwa jajaran kepolisian bergerak cepat melakukan pengamanan lokasi.

Dalam hal ini membantu proses evakuasi korban, mengatur arus lalu lintas di sekitar TKP, melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta mengamankan barang-barang yang berkaitan dengan proses penyelidikan.

“Fokus kami adalah memastikan keselamatan masyarakat, mengamankan lokasi kejadian, serta melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” ujar Kapolresta Sumenep melalui Kapolsek Sumenep Kota.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan setiap penggunaan sumber api dilakukan secara aman dan tidak ditinggalkan tanpa pengawasan.

“Kami mengajak masyarakat segera menghubungi petugas apabila terjadi keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan risiko yang ditimbulkan dapat diminimalkan,” imbau Kapolresta Sumenep melalui Kapolsek Sumenep Kota.

Penyelidikan atas penyebab kebakaran masih terus berlangsung. Kepolisian berharap hasil pemeriksaan dapat mengungkap sumber pasti api sekaligus menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di lingkungan permukiman warga.

Baca Juga:  Opgab UPT PPD, Bapenda Sumenep dan Satlantas Berhasil Jaring 20 Kendaraan Penunggak PKB

Penulis : Supriyadi Prayitno

Editor : Thaifur Rasyid

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Berita Terbaru