Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Kemenag Sumenep Gaungkan Kerukunan Digital

- Editorial Team

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Sumenep Jadikan Sumpah Pemuda 2026 Momentum Perkuat Moderasi Beragama

Kemenag Sumenep Jadikan Sumpah Pemuda 2026 Momentum Perkuat Moderasi Beragama

OkeDailyJatim  –  Perang melawan hoaks dan ujaran provokatif di media sosial membutuhkan keterlibatan generasi muda. Berangkat dari semangat tersebut, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep mendorong pemuda lintas agama mengambil peran aktif dalam menjaga kerukunan dan mencegah ruang digital menjadi pemicu perpecahan.

Pesan itu mengemuka dalam Dialog Pemuda Lintas Agama yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur secara terpusat melalui Zoom Meeting, Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang berlangsung dari Ruang Meeting Kemenag Sumenep tersebut melibatkan pemuda dan tokoh lintas agama untuk memperkuat moderasi beragama sekaligus membangun kesadaran bermedia sosial secara bertanggung jawab.

Mengangkat tema “Saring Sebelum Sharing: Peran Pemuda Lintas Agama Merawat Ruang Digital untuk Mewujudkan Indonesia Rukun, Berdaulat, Adil, dan Makmur”, forum ini menempatkan literasi digital sebagai salah satu langkah penting dalam memelihara persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Arus informasi yang bergerak cepat menuntut pengguna media sosial tidak sekadar menjadi penerima dan penyebar informasi. Kemampuan memeriksa fakta, mengenali informasi menyesatkan, serta menghormati perbedaan menjadi bagian penting dari upaya menciptakan ruang komunikasi yang sehat.

Kasubbag Tata Usaha Kemenag Sumenep, Moh. Rifa’i Hasyim, mengapresiasi kehadiran dan partisipasi para undangan dalam kegiatan tersebut. Ia berharap dialog ini mampu menghasilkan langkah konkret, bukan hanya menjadi pertemuan yang berhenti pada pertukaran pandangan.

“Dialog ini diharapkan menjadi pijakan untuk membangun komunikasi yang santun, menghargai perbedaan, dan mendorong generasi muda menyebarkan konten positif di ruang digital,” ujar Moh. Rifa’i Hasyim.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang tumbuh dalam forum lintas agama perlu diteruskan melalui perilaku sehari-hari, termasuk ketika berinteraksi di media sosial. Dengan demikian, pesan kerukunan tidak hanya disampaikan dalam pertemuan formal, tetapi juga hadir dalam percakapan digital masyarakat.

Baca Juga:  Membanggakan! Dua Santri Sumenep Raih Juara di PORSADIN VII Lumajang

Kepala Kemenag Sumenep, H. Abdul Wasid, menekankan pentingnya mengubah semangat persatuan menjadi tindakan nyata. Ia mengapresiasi keterlibatan pemuda dan tokoh lintas agama yang menunjukkan komitmen bersama dalam merawat keharmonisan di tengah perbedaan.

“Pemuda lintas agama memiliki peran penting sebagai pelopor perdamaian, penguat persaudaraan lintas iman, dan teladan dalam menggunakan media digital secara cerdas serta bertanggung jawab,” kata H. Abdul Wasid disela sela kegiatan.

Ia berharap gagasan yang berkembang dalam dialog tersebut tidak berhenti sebagai wacana, tetapi diterapkan secara konsisten di lingkungan keluarga, masyarakat, dan komunitas masing-masing.

“Jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai energi untuk menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan menghadirkan ruang digital yang membawa kesejukan, bukan permusuhan,” tegasnya.

Baca Juga:  Muscam Dasuk Himpun Aspirasi, Seluruh Desa Dukung Perubahan Nama Sumenep Kepulauan

Bagi generasi muda, prinsip saring sebelum sharing menjadi langkah sederhana yang memiliki arti penting. Memastikan kebenaran informasi sebelum meneruskannya dapat membantu menekan penyebaran hoaks, mengurangi kesalahpahaman, dan mencegah konten provokatif memperkeruh hubungan antarkelompok masyarakat.

Lebih dari sekadar agenda peringatan Hari Sumpah Pemuda, dialog tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan bangsa juga membutuhkan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Kerukunan tidak hanya dibangun melalui perjumpaan secara langsung, tetapi juga melalui pilihan kata, informasi, dan sikap yang ditampilkan di ruang digital.

Melalui penguatan moderasi beragama dan literasi digital, Kemenag Sumenep berharap pemuda lintas agama mampu menjadi bagian dari solusi di tengah derasnya arus informasi. Dengan semangat kolaborasi dan penghormatan terhadap keberagaman, ruang digital diharapkan berkembang menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan merawat Indonesia yang rukun, damai, serta bermartabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Siswi SMAN 1 Sumenep Mendunia, Cameela dan Shaheza Raih Bronze Award di Malaysia
Benahi Tata Kelola Pemerintahan, Sumenep Kembangkan Portal Satu Data
115 Nasi BUNGTURAT Dibagikan di Sumenep, KBS Buka Donasi untuk Perluas Aksi Sosial
Satreskrim Polresta Sumenep Sikat Judi Togel, Lima Terduga Pelaku Ditangkap
Jalan Campaka–Ganding Rusak Parah, Aktivis Basori Sentil PUTR Sumenep
Tim PAKEM Sumenep Sisir Lima Tempat Ibadah Lintas Agama, Perkuat Deteksi Dini Konflik Keagamaan
Juara AKSI PAI Sumenep Terima Piala, Kemenag Tekankan Pembentukan Generasi Islami
Pastikan Kualitas Pembangunan, Tim Dalproggar Kemhan Periksa Markas Yonif TP 931/KJ

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:52 WIB

Dua Siswi SMAN 1 Sumenep Mendunia, Cameela dan Shaheza Raih Bronze Award di Malaysia

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

Benahi Tata Kelola Pemerintahan, Sumenep Kembangkan Portal Satu Data

Jumat, 6 November 2026 - 10:48 WIB

115 Nasi BUNGTURAT Dibagikan di Sumenep, KBS Buka Donasi untuk Perluas Aksi Sosial

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WIB

Satreskrim Polresta Sumenep Sikat Judi Togel, Lima Terduga Pelaku Ditangkap

Jumat, 6 November 2026 - 10:02 WIB

Jalan Campaka–Ganding Rusak Parah, Aktivis Basori Sentil PUTR Sumenep

Berita Terbaru