OkeDailyJatim – Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 931/KJ memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui penyuluhan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Senin (19/10/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 300 prajurit di lingkungan satuan.
Kegiatan berlangsung pukul 09.00 hingga 11.30 WIB di Ruang Makan Yonif TP 931/KJ. Hadir Danyonif, Wadanyonif, para perwira seksi, komandan kompi, dokter satuan, serta perwakilan BNN Kabupaten Sumenep, Wahyu Purnomo, S.H., M.Si., selaku Kasubbag Umum.
Danyonif TP 931/KJ Letkol Inf Aditya Danang Putranto menekankan pentingnya membangun kesadaran prajurit terhadap bahaya narkoba. Pencegahan harus dimulai dari kedisiplinan diri, kepatuhan terhadap aturan, dan komitmen menjaga kehormatan serta tanggung jawab sebagai prajurit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pencegahan narkoba harus menjadi komitmen bersama seluruh prajurit. Setiap personel wajib menjaga diri, menaati aturan, dan membangun kesadaran bahwa penyalahgunaan narkoba dapat merusak masa depan, kedisiplinan, serta kehormatan pribadi maupun satuan.” kata Danyonif Letkol Inf Aditya Danang Putranto usai kegiatan kepada media ini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan Danyonif TP 931/KJ dan perwakilan Kepala BNN Kabupaten Sumenep. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi P4GN, foto bersama, pelaksanaan tes urine, dan penutupan.

“Melalui penyuluhan P4GN ini, kami ingin memastikan prajurit memahami risiko penyalahgunaan narkoba dan konsekuensinya. Pengetahuan tersebut harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, sehingga setiap personel mampu menjaga integritas dan menjalankan tugas secara bertanggung jawab.” ujarnya.
Keterlibatan BNN Kabupaten Sumenep menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman mengenai bahaya narkotika dan langkah pencegahannya. Edukasi yang tepat diharapkan memperkuat kewaspadaan prajurit sekaligus mendorong terciptanya lingkungan satuan yang sehat, disiplin, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Kami menyambut baik edukasi dan pendampingan dari BNN. Sinergi seperti ini penting untuk memperkuat langkah pencegahan, membangun kepedulian bersama, serta menanamkan pemahaman bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang harus dihadapi dengan kesadaran dan tanggung jawab.” ungkap Letkol Inf Aditya Danang Putranto.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, tes urine juga dilaksanakan terhadap prajurit. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan yang perlu didukung dengan kedisiplinan, pengawasan, dan komitmen berkelanjutan. Hasil pemeriksaan belum dicantumkan karena belum tersedia dalam notulen.
“Harapan kami, seluruh prajurit semakin memahami pentingnya menjauhi narkoba dan menjaga kepercayaan yang diberikan negara. Disiplin, integritas, serta kesiapan dalam melaksanakan tugas harus terus dipelihara melalui tindakan nyata dan komitmen bersama.” tandasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan P4GN Yonif TP 931/KJ berlangsung lancar, tertib, dan aman. Melalui kegiatan ini, satuan berupaya memperkuat kesadaran prajurit tentang bahaya narkoba sekaligus menjaga profesionalisme dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.















