Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

- Editorial Team

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Capacity Building Implementasi Pajak Tata Boga/Katering Non Tunai di Balai Pendopo Kecamatan Gayam, Kamis (08/10/2026)

Suasana Capacity Building Implementasi Pajak Tata Boga/Katering Non Tunai di Balai Pendopo Kecamatan Gayam, Kamis (08/10/2026)

OkeDailyJatim – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep terus mendorong digitalisasi pembayaran pajak. Upaya itu dilakukan melalui capacity building implementasi pembayaran pajak jasa boga atau katering secara non tunai di Kecamatan Gayam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Viral Kepulauan Bapenda Sumenep yang digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Gayam, Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini mengangkat tema pembayaran pajak jasa boga atau katering secara non tunai untuk mendukung PAD Kabupaten Sumenep.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan basmalah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta doa yang dipimpin R. Hasan Karnain SE MSI. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Wakil Manajer Operasional Bank Jatim Cabang Sumenep, Andi Novian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andi Novian menyampaikan bahwa Bank Jatim memiliki sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Dukungan tersebut juga diberikan ketika masyarakat Gayam menghadapi situasi sulit akibat gempa yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Bank Jatim terus berupaya menghadirkan program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran kami bukan hanya berkaitan dengan layanan transaksi, tetapi juga bagian dari dukungan dan pendampingan ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Andi Novian.

Menurut Andi, sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat layanan perbankan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan edukasi dan pelayanan keuangan di wilayah kepulauan.

Baca Juga:  MWCNU Kota Sumenep Matangkan Kepengurusan 2026–2031, Ini Dua Program Prioritasnya

“Kami ingin kehadiran Bank Jatim memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Gayam. Termasuk melalui kolaborasi dalam kegiatan edukasi dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan,” katanya.

Sementara itu, Camat Gayam Mohammad Yuniyanto SE MM mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Dia menilai capacity building dapat menjadi ruang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pembayaran pajak melalui sistem non tunai.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapenda Sumenep serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga capacity building di Kecamatan Gayam dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Yuniyanto.

Yuniyanto berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi peserta. Terlebih, materi yang disampaikan berkaitan langsung dengan pembayaran pajak jasa boga atau katering secara non tunai.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata. Terutama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pembayaran pajak jasa boga atau katering melalui sistem non tunai,” katanya.

Materi utama dalam kegiatan tersebut disampaikan Kabid P3EPD Bapenda Sumenep Suhermanto SE ME. Dia menjelaskan implementasi pembayaran pajak jasa boga atau katering secara non tunai dalam kaitannya dengan peningkatan PAD Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Bakesbangpol Sumenep Tegaskan Ormas Bukan Sekadar Pelengkap, Harus Jadi Benteng Persatuan di Tengah Masyarakat

Suhermanto mengatakan sistem pembayaran non tunai diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus memperkuat tertib administrasi. Menurutnya, pemanfaatan sistem digital juga menjadi bagian dari penyesuaian pelayanan pajak dengan perkembangan teknologi.

“Pembayaran pajak jasa boga atau katering secara non tunai menjadi bagian dari upaya memperkuat kemudahan dan tertib administrasi. Dengan sistem ini, proses pembayaran diharapkan lebih praktis, transparan, dan mudah dipahami,” kata Suhermanto.

Dia menjelaskan kegiatan capacity building tidak hanya berisi penyampaian materi. Forum tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman langsung kepada peserta mengenai mekanisme dan penerapan pembayaran pajak jasa boga atau katering secara non tunai.

“Capacity building ini menjadi ruang untuk memberikan pemahaman secara langsung kepada peserta mengenai implementasi pembayaran pajak jasa boga atau katering secara non tunai. Kami berharap informasi ini dapat dipahami dan diterapkan dengan baik,” jelasnya.

Suhermanto juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam memperkuat penerapan digitalisasi pembayaran pajak. Pemahaman masyarakat dan pelaku usaha dinilai menjadi salah satu faktor penting agar sistem pembayaran non tunai dapat berjalan secara optimal.

Baca Juga:  18 Titik Kekeringan di Gayam Jadi Sasaran Distribusi Air Bersih Dinsos P3A Sumenep

“Kami ingin proses digitalisasi pembayaran pajak terus diperkuat melalui kolaborasi. Dengan pemahaman yang baik dari masyarakat dan pelaku usaha, pembayaran pajak jasa boga atau katering secara non tunai dapat berjalan lebih optimal,” tutup Suhermanto.

Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta terlihat antusias menyampaikan berbagai pertanyaan, terutama terkait mekanisme pembayaran pajak jasa boga atau katering melalui sistem non tunai.

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi lebih jauh mengenai penerapan pembayaran pajak secara non tunai, sehingga materi yang disampaikan dapat dipahami secara lebih jelas dan mudah diterapkan.

Rangkaian kegiatan Viral Kepulauan Bapenda Sumenep kemudian ditutup dengan pemberian souvenir kepada para peserta. Sejumlah kaos dan payung dibagikan sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan capacity building hingga selesai.

Pemberian souvenir tersebut sekaligus menjadi penutup kegiatan yang berfokus pada penguatan pemahaman pembayaran pajak jasa boga atau katering secara non tunai. Bapenda Sumenep berharap edukasi tersebut dapat mendukung sistem pembayaran pajak yang mudah, tertib, transparan, dan adaptif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP
Hari Santri 2026 di Sumenep, Gus Kautsar Bongkar Makna Ilmu dan Harta yang Patut Diteladani

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Berita Terbaru