OkeDailyJatim – Pengurus Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKM MI) Kecamatan Dasuk masa bakti 2026-2031 resmi dikukuhkan. Momentum tersebut dirangkai dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Kegiatan berlangsung di Auditorium Abdullah Syechan Baghraf, Manding, Sumenep, Sabtu (3/10). Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep H. Abdul Wasid mengukuhkan langsung pengurus sekaligus membuka kegiatan.
Dalam pembinaannya, H. Abdul Wasid meminta para guru madrasah tidak berhenti pada peningkatan kemampuan mengajar. Menurutnya, profesionalisme pendidik harus berjalan beriringan dengan karakter, integritas, disiplin, dan keteladanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Guru harus terus meningkatkan kompetensi melalui kolaborasi dan pengembangan diri secara berkelanjutan. Tantangan pendidikan terus berubah, sehingga kompetensi guru juga harus terus berkembang,” kata H. Abdul Wasid.
Dia menegaskan, guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) memiliki tanggung jawab moral yang besar. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi contoh bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
“Guru ASN bukan sekadar pelaksana tugas pendidikan. Guru harus mampu menjadi role model dalam sikap, integritas, kedisiplinan, dan keteladanan,” tegasnya.
Abdul Wasid juga mendorong penerapan Kurikulum Berbasis Cinta secara nyata di lingkungan madrasah. KBC diharapkan tidak berhenti sebagai konsep, tetapi hadir dalam proses pembelajaran dan membentuk karakter peserta didik.
“Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, kita ingin pembelajaran yang menumbuhkan kasih sayang, karakter, dan kepedulian. Madrasah harus memberikan dampak positif bagi peserta didik dan masyarakat,” ujar H. Abdul Wasid menambahkan.
Menurutnya, pengukuhan KKM MI Kecamatan Dasuk menjadi momentum memperkuat kolaborasi antar-madrasah. Forum tersebut diharapkan mampu mendorong pertukaran gagasan, peningkatan kompetensi, serta penguatan mutu pendidikan.
Dengan kepengurusan baru periode 2026-2031, KKM MI Dasuk diharapkan semakin aktif menjadi ruang koordinasi dan pengembangan profesionalisme guru. Bimtek KBC juga menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi pembelajaran yang humanis dan berkarakter di madrasah.
Berita kegiatan pengukuhan dan Bimtek KBC tersebut disampaikan Pengawas Madrasah Jailani kepada Humas Kemenag Sumenep.















