Kejurwil X Pagar Nusa Jatim Ditutup, Sumenep Raih 6 Medali: Jadi Bahan Evaluasi dan Refleksi Pembinaan Atlet

- Editorial Team

Minggu, 27 September 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejurwil X Pagar Nusa Jatim Ditutup, Sumenep Raih 6 Medali: Jadi Bahan Evaluasi dan Refleksi Pembinaan Atlet

Kejurwil X Pagar Nusa Jatim Ditutup, Sumenep Raih 6 Medali: Jadi Bahan Evaluasi dan Refleksi Pembinaan Atlet

OkeDailyJatim –  Kejurwil X Pagar Nusa Jawa Timur 2026 resmi ditutup di GOR RH Moh. Ibnu Banyuwangi, Minggu (27/9/2026). Sumenep meraih enam medali.

Kontingen Pagar Nusa Sumenep membawa pulang tiga medali perak dan tiga perunggu. Capaian itu menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan atlet ke depan.

Kompetisi yang berlangsung sejak 24 September 2026 menjadi ruang mengukur kesiapan atlet. Sumenep juga mengevaluasi official, strategi, dan pemahaman regulasi pertandingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu catatan datang dari final yang diikuti Sofi Ishom. Ia sempat unggul dalam perolehan poin sebelum pertandingan berubah setelah insiden kondisi atlet lawan.

Baca Juga:  Hosnan Abrory Ungkap Rencana Besar Jalan Sapudi dan Raas, Mulai 2027

Situasi tersebut mendapat penanganan tim medis dan menjadi bahan evaluasi. Sumenep menilai koordinasi wasit, juri, Kepala Pertandingan, serta tim medis perlu jelas.

Catatan itu disampaikan sebagai pembelajaran bersama, bukan untuk menyalahkan pihak tertentu. Keselamatan atlet dan kejelasan mekanisme pertandingan menjadi perhatian.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Olahraga dan Atlet PC Pagar Nusa Sumenep, Ali Arif, mengapresiasi panitia Kejurwil X. Ia meminta atlet mengambil pelajaran.

“Kami mengapresiasi Kejurwil X ini. Ada catatan yang perlu dievaluasi, tetapi atlet harus menjadikannya pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan, mental, teknik, dan strategi.” kata Ali Arif, Minggu (27/09/2026).

Baca Juga:  200 Anggota PASTI Pagar Nusa Resmi Dibaiat, Utusan Sumenep Siap Kawal Muktamar NU ke-35

Ali menyebut enam medali merupakan bagian dari proses panjang pembinaan. Evaluasi mencakup persiapan atlet, official, strategi, serta pemahaman regulasi pertandingan.

“Enam medali ini bukan akhir perjalanan. Ini refleksi untuk berbenah, dari persiapan atlet hingga pemahaman regulasi, agar prestasi Sumenep terus meningkat ke depan.” ujarnya.

Menurut Ali, pengalaman selama Kejurwil X menjadi modal penting untuk menyiapkan atlet menghadapi kompetisi selanjutnya. Setiap pertandingan membawa catatan baru.

Bagi kontingen Sumenep, hasil enam medali tidak hanya berbicara tentang kemenangan. Ada proses panjang yang harus terus diperbaiki melalui evaluasi berkelanjutan.

Baca Juga:  Bapenda Sumenep Dorong Percepatan Anggaran dan PAD di Sisa 2026

Catatan dari arena pertandingan juga menjadi bagian penting dalam pembinaan. Atlet dan official perlu memahami teknik, strategi, sekaligus regulasi yang berlaku.

Kontingen Sumenep berharap kualitas perangkat pertandingan dan koordinasi antarunsur terus diperkuat. Mekanisme penanganan situasi di arena juga diharapkan semakin jelas.

Dengan tiga medali perak dan tiga perunggu, perjalanan Sumenep di Kejurwil X resmi berakhir. Namun, evaluasi menjadi langkah baru untuk mengejar prestasi berikutnya.

Dari Banyuwangi, Pagar Nusa Sumenep membawa pulang enam medali sekaligus pengalaman berharga. Hasil tersebut menjadi bahan refleksi untuk terus belajar dan berbenah.

Penulis : Mas'udi

Editor : Slamet Bae

Sumber Berita: Okedaily Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP
Hari Santri 2026 di Sumenep, Gus Kautsar Bongkar Makna Ilmu dan Harta yang Patut Diteladani
FGD RDTR Sumenep Digelar, Bupati Fauzi Minta Semua Pihak Satu Persepsi
Wabup KH. Imam Hasyim Dorong Santri Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Santri Entrepreneur 2026

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP

Berita Terbaru