OkeDailyJatim – Pembangunan jembatan melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura di Kabupaten Sumenep terus bergerak. Enam titik kini masuk tahapan konstruksi penting, dari pemasangan besi WF hingga pengecoran.
Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada turun langsung mengecek progres pembangunan tersebut, Jumat (25/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai tahapan.
Enam titik jembatan itu tersebar di tiga kecamatan. Rinciannya, satu titik berada di Desa Lanjuk, Kecamatan Manding, empat titik di Kecamatan Gapura, dan satu titik di Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Khusus di Kecamatan Gapura, pembangunan berada di empat titik. Dua titik terletak di Desa Banjar Barat, satu titik di Desa Palo’lokan, dan satu titik lainnya berada di Desa Gapura Tengah.
Hasil pengecekan menunjukkan sejumlah jembatan mulai memasuki proses pengecoran pada konstruksi WF. Sementara titik lainnya masih dalam tahap pemasangan besi WF sebagai struktur utama jembatan.
Letkol Inf Citra Persada mengatakan, pengecekan lapangan dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan secara langsung. Setiap tahapan juga terus dipantau agar pembangunan berjalan sesuai rencana.
“Kami ingin melihat langsung progresnya. Beberapa titik sudah masuk pengecoran, ada juga yang masih pemasangan WF. Semuanya kami pantau supaya pekerjaannya tetap berjalan sesuai tahapan.” kata Dandim Letkol Inf. Citra Persada disela-sela kegiatan.
Menurut Citra, percepatan pembangunan menjadi perhatian karena jembatan tersebut nantinya digunakan untuk mendukung aktivitas masyarakat. Namun, target penyelesaian tetap harus berjalan bersama dengan kualitas konstruksi.
“Target memang penting, tetapi kualitas juga tidak boleh diabaikan. Harapannya pekerjaan bisa segera tuntas, konstruksinya kuat, dan setelah selesai masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya.” ujarnya tegas.
Pemantauan progres pembangunan dilakukan di tengah pengerjaan yang terus berlangsung. Pemasangan besi WF menjadi salah satu tahapan penting sebelum konstruksi berlanjut ke proses berikutnya.
Selain memastikan pekerjaan bergerak, pengecekan lapangan juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas hasil pembangunan. Jembatan yang selesai nantinya diharapkan dapat menunjang mobilitas warga.
Dalam peninjauan tersebut, Dandim didampingi Pasiter Kodim 0827/Sumenep Kapten Inf Agung Muhaimin dan Danramil 0827/23 Giligenting Letda Czi Junaefi selaku koordinator pembangunan jembatan.
Dandim Citra Persada menegaskan, pembangunan tidak hanya mengejar penyelesaian fisik. Hasil akhir harus memberikan manfaat dan dapat digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
“Kami ingin pembangunan ini segera selesai, tetapi hasilnya juga harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Jembatan ini harus kuat dan bisa digunakan dengan baik.” pungkas Dandim Letkol Inf. Citra Persada.
Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura terus dilaksanakan di sejumlah wilayah Kabupaten Sumenep. Pembangunan jembatan menjadi salah satu bentuk dukungan infrastruktur untuk memperlancar akses dan aktivitas masyarakat.
Dengan progres yang mulai memasuki tahapan pengecoran di sejumlah lokasi, pembangunan enam titik jembatan tersebut terus dikebut. Pemantauan lapangan dilakukan agar target pekerjaan dan kualitas konstruksi tetap berjalan beriringan.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: Okedaily Jatim















