OkeDailyJatim – Di tengah riuh kendaraan dan kesibukan warga, ada cara sederhana untuk menghadirkan kebahagiaan. KBS Sumenep kembali turun ke jalan membagikan 130 nasi Bungturat.
Aksi sosial itu berlangsung di kawasan Simpang Tiga Mapolresta Sumenep, Jumat (25/9/2026). Nasi diberikan kepada masyarakat yang melintas dan membutuhkan.
Bungturat merupakan singkatan dari Bungkus Tujuan Akhirat. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian KBS Sumenep untuk berbagi makanan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Satu per satu nasi bungkus berpindah tangan. Relawan KBS menyapa warga yang melintas dengan membawa makanan sederhana, tetapi sarat makna kepedulian.
Ketua KBS Sumenep, Akhmad Sahruddin, SH, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kami kembali berbagi 130 nasi Bungturat kepada masyarakat yang melintas di Simpang Tiga Mapolresta Sumenep,” kata Akhmad Sahruddin usai kegiatan kepada media ini.
Menurut Akhmad, berbagi tidak harus menunggu memiliki sesuatu yang besar. Kepedulian justru dapat dimulai dari hal sederhana yang dilakukan secara tulus.
“Bagi kami, sebungkus nasi bukan hanya makanan. Ada kepedulian, kebersamaan, dan harapan agar kebaikan terus tumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai gerakan sosial akan semakin kuat ketika dilakukan bersama. Karena itu, KBS terus berupaya menjaga semangat berbagi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.
“Kami ingin kegiatan ini terus berjalan dan menjadi pengingat bahwa masih banyak saudara kita yang membutuhkan perhatian serta kepedulian dari sesama,” ungkap Akhmad Sahruddin.
Bagi KBS Sumenep, setiap nasi yang dibagikan bukan sekadar santapan bagi penerimanya. Di baliknya terdapat pesan bahwa berbagi dapat menjadi jembatan untuk mempererat persaudaraan.
Akhmad berharap semangat tersebut tidak berhenti pada kegiatan KBS. Ia mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk ikut mengambil bagian dalam gerakan sosial.
“Semoga apa yang kami lakukan memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh donatur, relawan, serta siapa saja yang ikut berbagi,” pungkasnya.
Dengan 130 bungkus nasi yang dibagikan, KBS Sumenep kembali menunjukkan bahwa kebaikan tidak selalu membutuhkan langkah besar. Kadang, sebungkus nasi cukup untuk mengetuk pintu kepedulian.
Penulis : Mas'udi
Editor : Slamet Bae
Sumber Berita: Okedaily Jatim















