Festival Tani Ganding 2026 Diproyeksikan Jadi Model Event Kecamatan, Wabup Sumenep Tekankan Pertanian dan Ekonomi Lokal

- Editorial Team

Selasa, 22 September 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep KH Imam Hasyim SH MH Di Pembukaan Festival Tani Ganding 2026

Wabup Sumenep KH Imam Hasyim SH MH Di Pembukaan Festival Tani Ganding 2026

OkeDailyJatim – Festival Tani Ganding 2026 mulai menunjukkan wajah baru event kecamatan di Kabupaten Sumenep. Bukan sekadar hiburan, festival ini membawa potensi tani, UMKM, budaya, dan ekonomi lokal ke tengah masyarakat.

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim SH MH membuka Festival Tani Ganding 2026 di Lapangan Duwa’ Labuh, Kecamatan Ganding, Senin malam (21/9/2026).

Festival Tani Ganding 2026 merupakan bagian dari Kalender Event Sumenep 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Dari Tani Untuk Masa Depan, Ganding Maju, Sumenep Sejahtera”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah geliat festival, sektor pertanian ditempatkan sebagai kekuatan utama. Potensi hasil tani, UMKM, seni budaya, industri tembakau, kegiatan keagamaan, hingga hiburan masyarakat berpadu dalam satu rangkaian acara.

Bagi KH Imam Hasyim, konsep Festival Tani Ganding memiliki nilai strategis. Event tersebut dinilai dapat membuka ruang baru bagi kecamatan lain untuk mengembangkan kegiatan berbasis potensi lokal.

Baca Juga:  Camat Ambunten Lepas Gerak Jalan HUT ke-81 RI, Ribuan Pelajar dan Warga Tumpah Ruah

“Festival Tani Ganding 2026 bisa menjadi pilot project bagi penyelenggaraan event kecamatan lainnya di Kabupaten Sumenep,” kata KH Imam Hasyim, SH, MH.

Menurutnya, kekuatan festival bukan hanya terletak pada kemeriahan acaranya. Lebih jauh, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk mengangkat pertanian sekaligus menumbuhkan perhatian generasi muda terhadap dunia agraris.

“Festival ini harus mampu menumbuhkan semangat kawula muda agar tidak mengesampingkan pertanian sebagai sektor penting masa depan,” ujarnya.

KH Imam Hasyim juga melihat festival sebagai ruang yang mempertemukan potensi lokal dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Pameran dan kehadiran UMKM membuka kesempatan produk Ganding dikenal lebih luas.

“Festival ini diharapkan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat dan UMKM di Ganding serta wilayah sekitarnya,” tutup Wabup Sumenep, KH Imam Hasyim, SH, MH.

Camat Ganding H. Abdul Khalid mengatakan, Festival Tani Ganding sejak awal dirancang bukan sebagai kegiatan yang berjalan sendiri. Berbagai unsur masyarakat dilibatkan untuk membangun rasa memiliki terhadap festival tersebut.

Baca Juga:  Dari Kebiasaan Menjadi Prestasi, Heriyanto Antar Dispusip Sumenep Juara I Lomba Sepeda Lambat HUT ke-81 RI

“Kami menjadikan festival ini sebagai ruang bersama untuk memperkenalkan potensi Ganding dan memberi kesempatan masyarakat mempromosikan produk unggulannya,” ujarnya.

Menurut Abdul Khalid, kolaborasi antara pemerintah, desa, kelompok tani, pelaku UMKM, seniman, dan masyarakat menjadi kekuatan penting. Sinergi itu diharapkan membuat manfaat festival terasa lebih luas.

“Kami ingin seluruh potensi masyarakat bergerak bersama sehingga festival ini memberi manfaat bagi pertanian, UMKM, budaya, dan ekonomi Ganding,” ungkap Camat Khalid.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival Tani Ganding, Helman JR, menegaskan seluruh rangkaian acara diarahkan untuk menghidupkan potensi lokal. Festival berlangsung selama 10 hari dan menghadirkan berbagai aktivitas masyarakat.

“Kami ingin Festival Tani Ganding menjadi ruang untuk mengenalkan pertanian, UMKM, seni budaya, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” jelas Helman JR.

Ia pun mengajak masyarakat menjadikan festival sebagai momentum mendukung produk lokal. Kehadiran pengunjung diharapkan tidak berhenti pada menikmati hiburan, tetapi ikut menggerakkan transaksi dan promosi produk warga.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Buka Akses Beasiswa bagi Anggota Pramuka Berprestasi

“Kami berharap masyarakat ikut membeli dan mendukung produk lokal agar pelaku usaha Ganding semakin memiliki akses pasar,” pungkasnya.

Festival Tani Ganding 2026 turut dihadiri Forkopimda Sumenep, sejumlah kepala OPD, Forpimka Ganding, ulama, tokoh masyarakat, MWC NU Ganding, serta masyarakat Ganding dan sekitarnya.

Malam pembukaan semakin semarak dengan penampilan Musik Tong Tong Raden Agung, Tari Muang Sangkal dari SDN Bataal Barat, serta Teater Sanggar Malar dari PP Mahasinul Akhlaq.

Festival yang berlangsung 21–30 September 2026 itu menjadi ruang pertemuan antara pertanian, budaya, UMKM, industri, dan masyarakat.

Dari Lapangan Duwa’ Labuh, semangat membangun Ganding melalui potensi lokal pun digaungkan. Festival Tani diharapkan bukan hanya meriah selama sepuluh hari, tetapi meninggalkan manfaat ekonomi dan semangat regenerasi petani.

Penulis : Mas'udi

Editor : Slamet Bae

Sumber Berita: Okedaily Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP
Hari Santri 2026 di Sumenep, Gus Kautsar Bongkar Makna Ilmu dan Harta yang Patut Diteladani
FGD RDTR Sumenep Digelar, Bupati Fauzi Minta Semua Pihak Satu Persepsi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Berita Terbaru