MEC 2026 Resmi Tetapkan 12 Pemenang, KJS: Kreativitas dan Budaya Sumenep Harus Terus Bergema

- Editorial Team

Minggu, 20 September 2026 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para Pemenang MEC Tahun 2026

Para Pemenang MEC Tahun 2026

OkeDailyJatim – Madura Ethnic Carnival atau MEC 2026 resmi menutup rangkaian kompetisinya dengan menetapkan 12 pemenang dari kategori pelajar dan umum.

Penetapan para juara tersebut menjadi bagian penting dari gelaran MEC 2026 yang mengangkat tema Keraton Sumenep sebagai sumber inspirasi karya peserta.

Ketua Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) H. Hariri mengatakan, hasil kompetisi menjadi gambaran bahwa budaya dapat dikemas melalui kreativitas tanpa kehilangan akar sejarahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“MEC bukan sekadar panggung kompetisi, tetapi ruang untuk mempertemukan budaya, kreativitas, dan semangat generasi muda dalam satu perhelatan.” kata H. Hariri, Minggu (20/09/2026).

Penetapan pemenang MEC 2026 tertuang dalam Keputusan Dewan Juri Nomor 01/SK-DJ/MEC/IX/2026 tentang Penetapan Pemenang MEC Tahun 2026.

Keputusan tersebut memuat enam pemenang kategori pelajar dan enam pemenang kategori umum berdasarkan hasil penilaian Dewan Juri.

Pada kategori pelajar, Nur Fatin Nazilah Kanzah dari Sumenep keluar sebagai juara pertama dengan raihan nilai 1.037.

Posisi kedua ditempati Ayu Ennisa Putri dari Sumenep dengan nilai 969, disusul Moh. Haikal Nur Wahyu sebagai juara ketiga dengan nilai 942.

Baca Juga:  Pria Sumenep Diganjar Gelar KRH Keraton Surakarta, Bawa Pesan Pelestarian Budaya Leluhur

Selanjutnya, Alya Rizki Nafiza Ulma menempati posisi keempat dengan nilai 936, sedangkan Ajaibal Mauldiansyah berada di posisi kelima dengan nilai 928.

Sementara Diandra Aulia Ratnasari menempati posisi keenam dengan nilai 928, sama dengan perolehan nilai pada posisi kelima.

Untuk kategori umum, juara pertama diraih Ahmad Faisol Hadi asal Jember dengan nilai 1.058, sekaligus menjadi peraih nilai tertinggi dalam kategori umum.

Juara kedua diraih Kiki Ardiansyah dari Banyuwangi dengan nilai 1.041, kemudian Moh. Budi Sugiarto dari Banyuwangi berada di posisi ketiga dengan nilai 1.027.

Posisi keempat ditempati Imam Syafi’i, S.Pd. dari Surabaya dengan nilai 1.009, kemudian Diandra Aura Kasi M dari Sumenep meraih posisi kelima dengan nilai 999.

Adapun posisi keenam kategori umum diraih Moh. Lutfianto dari Pamekasan dengan nilai 993.

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa MEC 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi peserta lokal, tetapi juga mempertemukan kreativitas dari sejumlah daerah di Jawa Timur.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Menindak, Polantas Sumenep Hadir Edukasi Warga soal Keselamatan

Sebelumnya, panitia menyebut peserta MEC 2026 berasal dari sejumlah daerah, termasuk Banyuwangi, Jember, Bondowoso, dan Surabaya.

Menurut H. Hariri, keterlibatan peserta dari berbagai daerah menjadi bagian penting dalam membangun ruang pertukaran kreativitas melalui budaya.

“Kami ingin MEC menjadi ruang perjumpaan antardaerah, sehingga karya budaya Sumenep dapat dikenal dan kreativitas peserta juga berkembang semakin luas.” ujarnya.

Tema Keraton Sumenep dalam MEC 2026 juga membawa pesan untuk mengenalkan sejarah dan kekayaan budaya daerah melalui kemasan seni yang atraktif.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menyebut tema tersebut menjadi sarana memperkenalkan kembali warisan sejarah dan budaya kepada masyarakat, terutama generasi muda.

H. Hariri menegaskan, kekuatan MEC terletak pada kemampuan menghubungkan warisan budaya dengan kreativitas generasi masa kini.

“Keraton Sumenep memiliki sejarah dan nilai budaya yang kuat. Melalui MEC, warisan itu kami hadirkan dalam bentuk yang kreatif dan dekat dengan generasi sekarang.” tegas H. Hariri.

Baca Juga:  Keren! Wulan Sabet Juara 1 Storytelling Nasional, Harumkan MA At-taufiqiyah Milik Wabup Sumenep

MEC 2026 sendiri menjadi penyelenggaraan tahun keempat dengan budaya sebagai salah satu fokus utama. Tahun ini, Keraton Sumenep dipilih sebagai tema untuk memperkuat pengenalan sejarah dan identitas budaya daerah.

Selain kompetisi, MEC 2026 juga menghadirkan pertunjukan kostum dan tata rias yang mengambil inspirasi dari kekayaan Keraton Sumenep.

Rangkaian penilaian dilakukan melalui penilaian kostum dan tata rias serta penampilan peserta dalam defile di kawasan Keraton Sumenep.

Bagi H. Hariri, penetapan 12 pemenang bukanlah akhir dari perjalanan MEC, melainkan bagian dari proses membangun ekosistem budaya yang semakin kuat.

“Pemenang hari ini menjadi bagian dari cerita MEC. Yang lebih penting, semangat berkarya dan kecintaan terhadap budaya harus terus tumbuh setelah panggung ini selesai.” pungkasnya.

Keputusan Dewan Juri Nomor 01/SK-DJ/MEC/IX/2026 menjadi dasar resmi penetapan seluruh pemenang MEC 2026.

Dengan lahirnya para juara dari kategori pelajar dan umum, MEC 2026 meninggalkan jejak sebagai ruang bertemunya seni, kreativitas, sejarah, dan budaya dalam satu panggung di Sumenep.

Penulis : Mas'udi

Editor : Slamet Bae

Sumber Berita: Okedaily Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini
Belajar Jadi Penumpang yang Selamat, Siswa SMPN 2 Kalianget Antusias Ikuti Edukasi KSOP
Hari Santri 2026 di Sumenep, Gus Kautsar Bongkar Makna Ilmu dan Harta yang Patut Diteladani
FGD RDTR Sumenep Digelar, Bupati Fauzi Minta Semua Pihak Satu Persepsi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Berita Terbaru