OkeDailyJatim – Panggung seni sastra Kabupaten Sumenep kembali melahirkan talenta muda berbakat dari rahim madrasah. Nailatul Marom, siswi MA Arrahmah Jaddung, Kecamatan Pragaan, sukses menyihir dewan juri hingga berhasil menyabet Juara II Lomba Baca Puisi tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Sumenep.
Ajang bergengsi yang digagas oleh PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Saronggi ini menjadi bukti nyata bahwa deru bait puisi dari santri madrasah mampu menggetarkan panggung kompetisi daerah.
Keberhasilan Nailatul Marom membaca tiap baris bait puisi dengan penuh penghayatan tidak hanya mengharumkan nama sekolahnya, tetapi juga menegaskan dominasi pelajar madrasah dalam kancah seni budaya di Kota Keris.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MA Arrahmah Jaddung, Ramo, tidak mampu menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas capaian anak didiknya tersebut saat dikonfirmasi pada Minggu (23/8).
”Prestasi yang diukir oleh Nailatul Marom ini adalah buah dari ketekunan dan keberanian untuk tampil beda. Kami berharap raihan Juara II ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa MA Arrahmah Jaddung untuk terus mendobrak batas dan berani berkarya di panggung nasional,” kata Ramo, Senin (24/08/2026).
Capaian gemilang ini turut memetik apresiasi tinggi dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid. Ia menilai kemenangan Nailatul Marom merupakan angin segar bagi transformasi pendidikan madrasah yang makin kompetitif dan berdaya saing tinggi.
”Kami bangga dan bersyukur atas capaian luar biasa Nailatul Marom. Ini adalah bukti sahih bahwa siswa madrasah tidak hanya unggul di bidang keagamaan, tetapi juga mampu menguasai seni dan sastra hingga bersaing ketat dengan sekolah umum lainnya,” ujar Abdul Wasid.
Ia mengimbuhkan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan secara kolektif oleh seluruh civitas akademika madrasah di Madura untuk terus melahirkan generasi emas yang berkarakter.
”Semoga prestasi ini menjadi pemantik inspirasi bagi seluruh siswa MA se-Kabupaten Sumenep agar makin percaya diri menggali potensi diri. Teruslah berprestasi dan kibarkan sang saka nama baik madrasah serta Kementerian Agama di level yang lebih tinggi,” pungkasnya.










