Waspada! Angin 25 Knot Diprediksi Hantam Sumenep, Ini Imbauan BMKG

- Editorial Team

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto

OkeDailyJatim – Angin kencang diperkirakan mewarnai wilayah Sumenep pada Agustus hingga September 2026. BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep mengingatkan masyarakat untuk mencermati perubahan cuaca serta waspada!

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto mengatakan, kecepatan angin pada Agustus hingga September diperkirakan berada pada kisaran 20 hingga 25 knot. Kondisi ini perlu dicermati bersama.

“Untuk bulan Agustus hingga September, diperkirakan kecepatan angin 20 hingga 25 knot. Masyarakat perlu mencermati kondisi angin dan mengikuti informasi cuaca dari BMKG,” kata Ari Widjajanto dalam keterangan tertulis, Kamis (20/08/2026)

Prakiraan tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah terbuka dan perairan. Kecepatan angin perlu diantisipasi agar kegiatan masyarakat berlangsung dengan mencermati cuaca.

“Angin dengan kecepatan 20 hingga 25 knot perlu menjadi perhatian. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi cuaca yang disampaikan BMKG,” ujarnya.

Baca Juga:  Menuju WBK 2026, Kemenag Sumenep Matangkan Strategi Hadapi Penilaian Nasional

Menurut Ari, informasi prakiraan cuaca penting menjadi rujukan masyarakat sebelum menjalankan aktivitas. Pemantauan angin membantu masyarakat mengambil langkah yang lebih aman saat cuaca berubah lagi.

“Kami terus menyampaikan informasi prakiraan cuaca sebagai bahan kewaspadaan masyarakat. Perkembangan angin pada Agustus hingga September perlu dipantau sesuai pembaruan informasi BMKG,” jelas Ari.

Baca Juga:  Gerak Jalan Meriah di Dasuk, 107 Regu Pelajar Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

BMKG mengimbau masyarakat tidak mengabaikan informasi cuaca ketika kondisi angin meningkat. Kewaspadaan menjadi langkah penting agar aktivitas tetap berjalan dengan lebih aman dan terukur setiap saat.

“Intinya, masyarakat kami minta tetap waspada dan mengikuti informasi resmi BMKG. Jika kondisi cuaca berubah, warga dapat menyesuaikan aktivitas sesuai perkembangan informasi terkini,” pungkas Ari.

Penulis : Sahid Badri

Editor : Thaifur Rasyid

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya
Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional
Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar
Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam
21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan
DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek LKPM, Realisasi Investasi Capai Rp197,4 Miliar
Dorong Budaya Tertib di Jalan, Satlantas Sumenep Apresiasi Pengendara yang Patuh
Ada Cerita di Balik Rutan, Batik Catra Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak Sejak Dini

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Perpusda Sumenep Kedatangan 60 Siswa Bustanul Ulum Ellak Daya, Ini Misi Wisata Literasinya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Ketua Dharma Wanita Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Ramaikan Pasar Tradisional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Perkuat Kompetensi Pendidik, Bidang GTK Disdik Sumenep Libatkan Pengawas, K3S, KKG, KKGO dan KKG PAI dalam Komunitas Belajar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bapenda Sumenep Gelar Capacity Building Pembayaran Pajak Katering Non Tunai di Kecamatan Gayam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

21 Nelayan Tonduk Terseret Badai hingga Perairan Australia, Keluarga Minta Segera Dipulangkan

Berita Terbaru