Tekan Stunting, Sumenep Perkuat Gizi Anak Lewat Bingkisan Produk Ikan

- Editorial Team

Senin, 21 September 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PKK Kabupaten Sumenep Nia Kurnia Fauzi Saat Memberikan Olahan Ikan Kepada anak penderita stunting di Kecamatan Batuputih, Senin (21/09/2026)

Ketua PKK Kabupaten Sumenep Nia Kurnia Fauzi Saat Memberikan Olahan Ikan Kepada anak penderita stunting di Kecamatan Batuputih, Senin (21/09/2026)

OkeDailyJatim – Upaya mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terus diperkuat melalui pemenuhan gizi berbasis pangan lokal, salah satunya ikan.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep Nia Kurnia Fauzi menghadiri langsung pemberian bingkisan produk olahan ikan kepada anak penderita stunting di Kecamatan Batuputih.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Batuputih, Senin (21/9/2026), sebagai bagian dari kolaborasi TP PKK dan Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nia hadir bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Sumenep. Kegiatan turut dihadiri Plt Kepala Dinas Perikanan Sumenep Joko Satrio, S.IP., M.Si., Kabid Faizal Heru, S.T., M.Si., dan jajaran.

Hadir pula Camat Batuputih Dr. Suharjono, S.H., M.H. bersama jajaran. Anak-anak penerima bantuan juga hadir dalam kegiatan yang berfokus pada penguatan asupan gizi tersebut.

Bingkisan yang diberikan berupa ikan segar dan sejumlah produk olahan berbahan dasar ikan. Bantuan menyasar anak stunting yang berada di desa lokus stunting.

Baca Juga:  Di Hari Ketiga, TP PKK Sumenep dan Dinas Perikanan Bagikan Olahan Ikan untuk Tekan Stunting di Rubaru

Program tersebut tidak hanya diarahkan sebagai bantuan pangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi keluarga mengenai pentingnya konsumsi pangan bergizi bagi pertumbuhan anak.

Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep Joko Satrio mengatakan, konsumsi ikan perlu semakin dekat dengan kehidupan keluarga. Menurutnya, ikan dapat menjadi pilihan sumber pangan bergizi bagi anak.

“Kami ingin konsumsi ikan semakin dekat dengan keluarga. Pangan berbahan ikan diharapkan membantu memenuhi gizi anak dan mendukung tumbuh kembangnya,” kata Joko Satrio.

Ia menuturkan, pemberian bingkisan juga memiliki fungsi edukatif. Keluarga diharapkan semakin memahami pentingnya memilih pangan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang anak.

“Pemberian bingkisan ini bukan sekadar bantuan, tetapi juga momentum mengedukasi keluarga tentang pentingnya konsumsi ikan sebagai pangan bergizi,” ujarnya.

Baca Juga:  PASTI Pagar Nusa Sumenep Tak Kenal Lelah, Tetap Kawal Kiai di Tengah Padatnya Muktamar NU ke-35

Menurut Joko, percepatan penurunan stunting membutuhkan kerja bersama. Karena itu, sinergi antara Dinas Perikanan dan TP PKK menjadi bagian penting dalam memperluas edukasi hingga tingkat keluarga.

“Sinergi dengan TP PKK sangat penting agar edukasi konsumsi ikan semakin luas dan dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari,” tegas Joko Satrio.

Dinas Perikanan Sumenep juga terus mendorong pemanfaatan produk perikanan sebagai sumber pangan bergizi. Langkah ini diharapkan memberi manfaat langsung sekaligus membangun kebiasaan konsumsi pangan sehat.

“Harapan kami, bantuan ini memberikan manfaat bagi anak penerima sekaligus meningkatkan kesadaran keluarga memenuhi kebutuhan gizi anak secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Kegiatan di Batuputih merupakan bagian dari rangkaian pembagian bingkisan produk olahan ikan bagi anak stunting di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  PCNU Sumenep Kawal Nasib Petani, Serapan Tembakau Jadi Prioritas Bersama

Setelah Batuputih, kegiatan dijadwalkan berlanjut di Kecamatan Dungkek pada Selasa (22/9/2026) dan Kecamatan Rubaru pada Rabu (23/9/2026).

Secara keseluruhan, sebanyak 175 bingkisan disiapkan untuk anak stunting di tiga kecamatan tersebut. Rinciannya, 19 bingkisan untuk Batuputih, 76 untuk Dungkek, dan 80 untuk Rubaru.

Langkah tersebut memperlihatkan upaya pemerintah daerah memperkuat intervensi gizi melalui pangan lokal. Ikan menjadi salah satu sumber protein hewani yang terus didorong dalam program peningkatan konsumsi ikan di Sumenep.

Melalui kolaborasi TP PKK dan Dinas Perikanan, edukasi gizi diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan. Keluarga didorong membangun kebiasaan konsumsi pangan bergizi secara berkelanjutan.

Program berbasis pangan ikan ini menjadi salah satu bagian dari langkah bersama memperkuat pemenuhan gizi anak. Tujuannya mendukung pertumbuhan optimal sekaligus mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Sumenep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenag Sumenep Perkuat Guru Pembina TKA, Bekal Penting Tingkatkan Prestasi Siswa Madrasah
Monev Pagu 2027, MTsN 2 Sumenep Matangkan Perencanaan Anggaran Madrasah
Ada 45 Botol Arak di Toko Kelontong Bangselok, Polisi Ungkap Awal Penemuannya
Muscam Dasuk Himpun Aspirasi, Seluruh Desa Dukung Perubahan Nama Sumenep Kepulauan
SKK Migas–KEI Perkuat Kader Posyandu di Kepulauan Sapeken, Tekan Stunting dari Desa
Kejari Sumenep Hentikan Penuntutan Dua Tersangka, Keadilan Restoratif Jadi Jalan Pemulihan
Disdik Sumenep Hadirkan Tiga Maestro, Revitalisasi Bahasa Madura Diperkuat di Jenjang SMP
Di Hari Ketiga, TP PKK Sumenep dan Dinas Perikanan Bagikan Olahan Ikan untuk Tekan Stunting di Rubaru

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 22:03 WIB

Kemenag Sumenep Perkuat Guru Pembina TKA, Bekal Penting Tingkatkan Prestasi Siswa Madrasah

Rabu, 23 September 2026 - 21:52 WIB

Monev Pagu 2027, MTsN 2 Sumenep Matangkan Perencanaan Anggaran Madrasah

Rabu, 23 September 2026 - 21:05 WIB

Ada 45 Botol Arak di Toko Kelontong Bangselok, Polisi Ungkap Awal Penemuannya

Rabu, 23 September 2026 - 20:34 WIB

Muscam Dasuk Himpun Aspirasi, Seluruh Desa Dukung Perubahan Nama Sumenep Kepulauan

Rabu, 23 September 2026 - 19:52 WIB

SKK Migas–KEI Perkuat Kader Posyandu di Kepulauan Sapeken, Tekan Stunting dari Desa

Berita Terbaru