Maulid Nabi di Bapenda Sumenep Berubah Jadi Ruang Introspeksi, Pesan KH Taufiqurrahman Bikin Hati Tersentuh

- Editorial Team

Rabu, 9 September 2026 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga Besar Bapenda Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (09/09/2026)

Keluarga Besar Bapenda Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (09/09/2026)

“Mari kita mengambil hikmah dari tausiyah ini untuk meningkatkan kualitas ASN Bapenda Sumenep, sehingga pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik.” tegasnya.

Tausiyah Maulid Nabi disampaikan KH. R. Taufiqurrahman Syakur. Ia mengajak seluruh peserta melakukan introspeksi diri dengan mengenali penyakit hati dan sifat buruk yang berpotensi menyeret manusia kepada dosa.

Baca Juga:  Mahasiswa STITA Aqidah Usymuni Kenalkan Budaya Madura di Malaysia, Jadi Duta Persahabatan Dua Negara

“Kita perlu mengidentifikasi diri. Kenali sifat yang ada dalam diri kita, karena penyakit hati sering tidak terlihat, tetapi dapat menjadi sumber munculnya berbagai dosa,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KH. R. Taufiqurrahman Syakur menjelaskan salah satu pokok sifat buruk adalah as-sifatul uluhiyah, yakni kecenderungan manusia merasa memiliki sifat yang menjadi kekhususan Allah SWT. Manusia harus menjauhi kesombongan dan haus pujian.

Baca Juga:  TK At-Taufiqiyah Bluto Raih Sekolah Model SPMI 2026, Millatul Hasanah Tuai Apresiasi

Ia juga menguraikan as-sifatusy syaithaniyah, yakni sifat yang berkaitan dengan perilaku setan. Salah satu bentuknya adalah hasad atau iri hati ketika seseorang tidak senang melihat orang lain memperoleh kebahagiaan.

“Hasad membuat seseorang susah melihat orang lain senang. Karena itu, hati harus dibersihkan agar kita tidak terjebak pada sifat yang menyeret manusia kepada dosa,” kata KH. R. Taufiqurrahman Syakur

Baca Juga:  Polresta Sumenep Ajak Pelajar Melek AI, Satlantas Perkuat Benteng Generasi Muda di Era Digital

Selain itu, ia menjelaskan as-sifatul bahimiyah, yaitu kecenderungan manusia mengikuti dorongan nafsu dan syahwat secara berlebihan. Manusia memiliki akal yang harus digunakan untuk mengendalikan setiap keinginan.

Penulis : Mas'udi

Editor : Slamet Bae

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dandim Sumenep Letkol Citra Persada Tekankan Disiplin dan Kepemimpinan saat Tutup Persami KKRI
Dandim Sumenep Bongkar Rahasia Kepemimpinan Efektif, Mahasiswa Universitas Wiraraja Didorong Berani Mengambil Keputusan
Kepulangan 9 Nelayan Raas dari Australia Jadi Perhatian, Pemkab Sumenep Bantu Transportasi hingga Bantuan Sosial
Di Balik Meriahnya Karnaval PAUD Sumenep, Nia Kurnia Fauzi Titipkan Pesan Penting bagi Masa Depan Anak
Tradisi Satuan Yonif TP 931/Ksatria Jokotole, Teguhkan Patriotisme dan Pengabdian kepada Rakyat
Siswi SMA Negeri 2 Sumenep Raih Juara 1 Pencak Silat Nasional 2026
Dandim Sumenep Dorong Pelajar Jadi Pemimpin Tangguh Lewat Persami KKRI
Keris Sumenep Dibidik Tembus Pasar Nasional, Dandim Bawa Pesan Penting saat Buka Festmaraja

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Dandim Sumenep Letkol Citra Persada Tekankan Disiplin dan Kepemimpinan saat Tutup Persami KKRI

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Dandim Sumenep Bongkar Rahasia Kepemimpinan Efektif, Mahasiswa Universitas Wiraraja Didorong Berani Mengambil Keputusan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Kepulangan 9 Nelayan Raas dari Australia Jadi Perhatian, Pemkab Sumenep Bantu Transportasi hingga Bantuan Sosial

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Di Balik Meriahnya Karnaval PAUD Sumenep, Nia Kurnia Fauzi Titipkan Pesan Penting bagi Masa Depan Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Tradisi Satuan Yonif TP 931/Ksatria Jokotole, Teguhkan Patriotisme dan Pengabdian kepada Rakyat

Berita Terbaru