OkeDailyJatim – Kerja bakti bukan sekadar urusan sapu dan bersih-bersih. Bagi Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, ada semangat besar di baliknya.
Kerja bakti menjadi ruang bertemunya masyarakat, pemerintah, dan organisasi. Dari sana, komunikasi tumbuh, kepedulian menguat, serta gotong royong terus hidup.
Pesan itu disampaikan Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH saat membuka Kerja Bakti Nasional DPD LDII Sumenep 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (29/8/2026). Momentum ini sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Kerja bakti bukan hanya membersihkan lingkungan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang membangun kebersamaan dan memperkuat semangat gotong royong.” kata Bupati Fauzi disela kegiatan.
Menurut Fauzi, budaya kerja bakti juga telah menjadi rutinitas ASN Pemkab Sumenep setiap Jumat pagi. Tradisi tersebut dinilai memiliki nilai sosial yang kuat.
“Kerja bakti sudah menjadi kegiatan rutin ASN setiap Jumat pagi. Kita tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kebersamaan.” ujarnya.
Bupati Fauzi menilai ASN harus memiliki kedekatan dengan masyarakat. Karena itu, aparatur tidak cukup hanya berkutat dengan pekerjaan pemerintahan di balik meja kantor.
Penulis : Zahid Badri
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















