Aturan kebersihan tersebut berlaku bagi seluruh peserta, baik instansi maupun pelaku usaha yang membuka stand. DLH Sumenep menegaskan tidak ada perlakuan khusus dalam penerapan ketentuan tersebut.
Kolaborasi penyelenggara, peserta, dan pengunjung dinilai menjadi kunci menciptakan Madura Culture Fest yang meriah sekaligus bersih. Gerakan ini diharapkan meninggalkan dampak positif setelah acara berakhir.
“Kami ingin Madura Culture Fest menjadi contoh bahwa kemeriahan budaya dapat berjalan bersama kepedulian lingkungan. Kebersihan adalah wajah budaya masyarakat Sumenep,” ungkap Anwar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihaknya mengajak masyarakat menjadikan kebersihan sebagai gerakan bersama. Pesan tersebut sejalan dengan semangat “Mari Kita Dukung Sumenepku Bersih” yang digaungkan selama Madura Culture Fest #4 2026.
“Mari buang sampah pada tempatnya dan jaga area masing-masing. Sumenep Bersih bukan sekadar slogan, tetapi kebanggaan yang harus diwujudkan bersama,” pungkasnya.
Madura Culture Fest 2026 pun diharapkan tidak hanya dikenang karena kemeriahan budaya Madura. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa budaya, kebersihan, dan kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan.
Penulis : Sahid Badri
Editor : Thaifur Rasyid
Sumber Berita: OkeDailyJatim
Halaman : 1 2















