HLM Optimalisasi PKB Sumenep, Bapenda Dorong Digitalisasi Pembayaran untuk Optimalkan Opsen PKB

- Editorial Team

Rabu, 23 September 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapenda Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya SH di HLM optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui digitalisasi pembayaran Pajak di Ballroom Kaberaz Hotel, Rabu (23/09/2026)

Kepala Bapenda Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya SH di HLM optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui digitalisasi pembayaran Pajak di Ballroom Kaberaz Hotel, Rabu (23/09/2026)

OkeDailyJatim – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui digitalisasi pembayaran. Strategi tersebut dibahas dalam Highlight Meeting (HLM) di Ballroom Kaberaz Hotel, Rabu (23/9/2026).

Forum ini diarahkan untuk memperkuat sinergi antarlembaga dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah. Digitalisasi menjadi salah satu strategi untuk menghadirkan layanan pajak yang lebih mudah dan praktis.

Turut hadir Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., Kepala Bapenda Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya, S.H., M.H., Kepala UPT PPD Sumenep Samtiono, S.H., M.H., jajaran Satlantas Polresta Sumenep, para camat, PKDI, lurah, serta perwakilan Jasa Raharja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bapenda Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya mengatakan, peningkatan penerimaan PKB membutuhkan strategi yang berjalan beriringan. Kemudahan layanan menjadi salah satu kunci untuk mendorong kepatuhan wajib pajak.

“Kami terus mendorong pembayaran pajak yang mudah dan cepat. Digitalisasi menjadi bagian penting agar masyarakat dapat memenuhi kewajibannya tanpa proses yang rumit.” ujar dia dalam paparannya.

Baca Juga:  UPT PPD Sumenep Hadirkan Nobar Final Piala Dunia 2026, Siap Satukan Euforia Warga

Ferdiansyah menjelaskan, PKB merupakan pajak atas kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan bermotor. Sementara BBNKB berkaitan dengan penyerahan hak milik kendaraan melalui berbagai proses yang diatur ketentuan.

Berdasarkan data hingga 31 Agustus 2026, proyeksi penerimaan Opsen PKB dan BBNKB Kabupaten Sumenep mencapai Rp44,85 miliar. Angka tersebut terdiri dari Opsen PKB Rp28,75 miliar dan Opsen BBNKB Rp16,09 miliar.

Hingga akhir Agustus 2026, realisasi penerimaan mencapai Rp35,77 miliar atau sekitar 80 persen dari proyeksi. Rinciannya, realisasi Opsen PKB mencapai 73 persen, sedangkan Opsen BBNKB telah berada di angka 91 persen.

Capaian tersebut menjadi dasar penguatan strategi hingga penghujung 2026. Pemerintah daerah tidak hanya mengejar penerimaan, tetapi juga membangun sistem pelayanan yang semakin mudah dijangkau masyarakat.

“Target penerimaan harus dibarengi pelayanan yang semakin baik. Kami ingin masyarakat mendapatkan kemudahan sekaligus memahami manfaat dari kepatuhan membayar pajak kendaraan.” kata Ferdiansyah Tetrajaya, SH.

Baca Juga:  Bangkitkan Denyut Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Sumenep Siapkan Revitalisasi Pasar Guluk-Guluk Berbasis Partisipasi Masyarakat

Penguatan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sejumlah langkah disiapkan, mulai Operasi Gabungan, sosialisasi ke wilayah kepulauan, hingga rekonsiliasi penerimaan pajak.

Selain itu, terdapat penyampaian nota tagihan secara langsung, pemberian insentif pajak, serta penguatan pembayaran secara digital melalui kanal perbankan dan QRIS.

Pemerintah desa juga mendapat peran strategis dalam upaya tersebut. Desa didorong memastikan kendaraan milik pemerintah desa membayar pajak tepat waktu dan mengalokasikan anggaran pembayaran melalui APBDes.

Perangkat desa juga diharapkan membantu pemetaan kendaraan, menyampaikan informasi tagihan, serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memenuhi kewajiban pajak kendaraan.

Pihaknya menilai kedekatan pemerintah desa dengan masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam memperluas sosialisasi. Sinergi tersebut dinilai penting agar informasi mengenai pembayaran PKB menjangkau lebih banyak wajib pajak.

“Desa menjadi mitra penting karena paling dekat dengan masyarakat. Kami berharap informasi dan edukasi pajak dapat diteruskan secara aktif kepada warga.” tegasnya.

Baca Juga:  Lindungi Generasi Muda, Kapolresta Sumenep Serentak Edukasi Pelajar soal Judol dan Bullying

Menurut Ferdiansyah, penerimaan Opsen PKB dan BBNKB bukan hanya berkaitan dengan pencapaian target pendapatan. Penerimaan tersebut juga memiliki keterkaitan dengan pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di daerah.

Sebagian penerimaan tersebut disalurkan kepada pemerintah desa melalui Dana Bagi Hasil PDRD. Karena itu, peningkatan kepatuhan pajak diharapkan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Penerimaan pajak akan kembali memberi manfaat bagi daerah dan masyarakat. Karena itu, kepatuhan membayar pajak merupakan bagian dari dukungan terhadap pembangunan.” pungkas Ferdiansyah Tetrajaya, SH.

Dengan sinergi pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah desa, kepolisian, dan Jasa Raharja, optimalisasi PKB terus diperkuat. Digitalisasi pembayaran menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kemudahan pelayanan.

Pemkab Sumenep berharap strategi tersebut mampu menjaga tren penerimaan hingga akhir 2026. Di sisi lain, masyarakat diharapkan semakin mudah membayar pajak kendaraan secara tepat waktu melalui layanan yang tersedia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenag Sumenep Perkuat Guru Pembina TKA, Bekal Penting Tingkatkan Prestasi Siswa Madrasah
Monev Pagu 2027, MTsN 2 Sumenep Matangkan Perencanaan Anggaran Madrasah
Ada 45 Botol Arak di Toko Kelontong Bangselok, Polisi Ungkap Awal Penemuannya
Muscam Dasuk Himpun Aspirasi, Seluruh Desa Dukung Perubahan Nama Sumenep Kepulauan
SKK Migas–KEI Perkuat Kader Posyandu di Kepulauan Sapeken, Tekan Stunting dari Desa
Kejari Sumenep Hentikan Penuntutan Dua Tersangka, Keadilan Restoratif Jadi Jalan Pemulihan
Disdik Sumenep Hadirkan Tiga Maestro, Revitalisasi Bahasa Madura Diperkuat di Jenjang SMP
Di Hari Ketiga, TP PKK Sumenep dan Dinas Perikanan Bagikan Olahan Ikan untuk Tekan Stunting di Rubaru

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 22:03 WIB

Kemenag Sumenep Perkuat Guru Pembina TKA, Bekal Penting Tingkatkan Prestasi Siswa Madrasah

Rabu, 23 September 2026 - 21:52 WIB

Monev Pagu 2027, MTsN 2 Sumenep Matangkan Perencanaan Anggaran Madrasah

Rabu, 23 September 2026 - 21:05 WIB

Ada 45 Botol Arak di Toko Kelontong Bangselok, Polisi Ungkap Awal Penemuannya

Rabu, 23 September 2026 - 20:34 WIB

Muscam Dasuk Himpun Aspirasi, Seluruh Desa Dukung Perubahan Nama Sumenep Kepulauan

Rabu, 23 September 2026 - 19:52 WIB

SKK Migas–KEI Perkuat Kader Posyandu di Kepulauan Sapeken, Tekan Stunting dari Desa

Berita Terbaru