PCNU Sumenep Kawal Nasib Petani, Serapan Tembakau Jadi Prioritas Bersama

- Editorial Team

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PCNU Kabupaten Sumenep KH. Widadi Rahim Bersama Pengusaha Tembakau H. Mukmin

Ketua PCNU Kabupaten Sumenep KH. Widadi Rahim Bersama Pengusaha Tembakau H. Mukmin

SUMENEP, OkeDailyJatim – Menjelang musim panen tembakau, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep mengambil langkah strategis untuk memperkuat keberlangsungan ekonomi petani.

Organisasi keagamaan terbesar di Kabupaten Sumenep itu menginisiasi pertemuan bersama pelaku usaha tembakau guna membangun komitmen bersama menjaga stabilitas serapan hasil panen dan kesejahteraan petani.

Silaturahmi yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Is’af, Desa Kallabaan, Kecamatan Guluk-Guluk, Kamis (23/7/2026), mempertemukan tokoh ulama, pengusaha rokok, pengusaha tembakau, serta sejumlah pengurus PCNU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum tersebut menjadi ruang membangun kesepahaman agar tembakau Madura tetap menjadi komoditas unggulan yang mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Ketua PCNU Sumenep, KH. MD. Widadi Rohim, mengatakak bahwa seluruh elemen harus memiliki kepedulian yang sama terhadap nasib petani. Menurutnya, hasil panen yang melimpah harus dibarengi dengan kepastian pasar sehingga petani tidak dirugikan.

“Kami mengajak seluruh pengusaha rokok dan tembakau di Madura untuk bersama-sama menyerap hasil panen petani. Jangan sampai ada tembakau yang tidak terbeli, karena di balik setiap panen ada harapan dan penghidupan ribuan keluarga.” kata KH. Widadi Rahim.

Dirinya menilai kolaborasi menjadi kunci menjaga keberlangsungan sektor pertembakauan. Karena itu, PCNU siap menjadi penghubung antara pemerintah, pelaku usaha, petani, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mencari solusi terbaik yang berpihak kepada semua pihak.

“PCNU Sumenep siap memfasilitasi musyawarah bersama agar lahir langkah yang adil bagi petani maupun pengusaha. Yang kami perjuangkan bukan hanya hasil panen, tetapi keberlanjutan ekonomi masyarakat Sumenep.” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengingatkan bahwa tembakau Madura memiliki nilai historis dan ekonomi yang besar. Menurutnya, menjaga komoditas tersebut berarti menjaga identitas daerah sekaligus mempertahankan sumber penghasilan masyarakat yang selama ini bergantung pada sektor pertanian tembakau.

“Tembakau Madura adalah kebanggaan daerah yang harus dijaga bersama. Jika seluruh pihak bersatu, petani akan semakin sejahtera, kualitas tembakau meningkat, dan kepercayaan pasar akan kembali menguat.” tutup Ketua PCNU Sumenep KH Widadi Rahim.

Dalam pertemuan itu hadir KH. A. Maimun Syamsuddin dari Aswaja Center PCNU Sumenep, Wakil Ketua PCNU Sumenep H. M. Husnan Nafi’, pengusaha rokok H. Mukmin, serta M. Wail yang juga dikenal sebagai pengusaha tembakau sekaligus Kepala Desa Guluk-Guluk.

Baca Juga:  Hosnan Abrory Ungkap Rencana Besar Jalan Sapudi dan Raas, Mulai 2027

Sementara itu, pengusaha rokok H. Mukmin menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan petani harus berjalan beriringan dengan komitmen menjaga kualitas tembakau sejak proses budidaya hingga pascapanen.

“Kualitas tetap menjadi kunci. Jika petani menjaga standar mulai dari perawatan tanaman, panen, perajangan hingga pengemasan, kami optimistis tembakau Madura akan kembali memiliki daya saing tinggi dan mampu memberikan harga yang lebih baik.” jelas H. Mukmin.

Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara petani, pengusaha, ulama, dan pemerintah dalam menjaga kualitas serta memperluas serapan hasil panen. Langkah itu diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertembakauan yang sehat, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Pagar Nusa Sumenep Kerahkan 32 Personel, Kawal Keamanan hingga Layanan Kesehatan Muktamar NU

Melalui inisiatif ini, PCNU Sumenep menegaskan perannya tidak hanya sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai penggerak pemberdayaan ekonomi umat.

Harapannya, tembakau Madura tetap menjadi komoditas unggulan yang mengangkat kesejahteraan petani sekaligus memperkuat perekonomian Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Bapenda Sumenep Genjot Pelunasan PBB 2026, Sosialisasi Masif untuk Perkuat Pendapatan Daerah

Penulis : Syahid Badri

Editor : Slamet Bae

Sumber Berita: OkeDailyJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecurigaan Ibu Berujung Pengungkapan Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Sumenep, Pria 20 Tahun Diamankan Polisi
Opgab Skala Besar Kepatuhan PKB, Kadisperkimhub Sumenep Soroti Kelayakan Kendaraan dan Keselamatan Jalan
Bukan Sekadar Razia, Opgab di Sumenep Sasar Kepatuhan Pajak Kendaraan, Pejabat Ikut Turun ke Jalan
APRI-IPARI Sumenep Bekali 102 Remaja Kesiapan Berumah Tangga di Hari Santri 2026
Pisah Sambut Kepala KUPP Sapudi, Rahmat Rahim Resmi Gantikan Hendro Cahyono
Pesan Tegas Dandim Sumenep untuk Kadet Unhan: Disiplin, Berintegritas dan Peduli Sesama
Iming-iming Surga dan Umur Panjang, FA Diduga Raup Rp1,3 Miliar dari Pengikut
Bahunya Kompak, Api Ditaklukkan! Damkar Sumenep dan Yonif TP 931 Turun Bersama

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Kecurigaan Ibu Berujung Pengungkapan Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Sumenep, Pria 20 Tahun Diamankan Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Opgab Skala Besar Kepatuhan PKB, Kadisperkimhub Sumenep Soroti Kelayakan Kendaraan dan Keselamatan Jalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Bukan Sekadar Razia, Opgab di Sumenep Sasar Kepatuhan Pajak Kendaraan, Pejabat Ikut Turun ke Jalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:33 WIB

APRI-IPARI Sumenep Bekali 102 Remaja Kesiapan Berumah Tangga di Hari Santri 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Pisah Sambut Kepala KUPP Sapudi, Rahmat Rahim Resmi Gantikan Hendro Cahyono

Berita Terbaru