OkeDailyJatim – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2026). Festival Seafood Ambunten 2026 menjadi magnet pengunjung sekaligus panggung promosi kekayaan laut dan potensi ekonomi masyarakat pesisir.
Lebih dari sekadar perayaan kuliner, festival ini menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk memperkenalkan produk unggulan desa. Beragam hasil laut, olahan makanan, hingga kreativitas pelaku usaha lokal ditampilkan sebagai potensi yang memiliki nilai ekonomi.
Camat Ambunten, Moh. Zaini, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa festival tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengenalan potensi wilayah. Kekayaan hasil laut Ambunten dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai sumber penghidupan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Festival ini kami hadirkan bukan hanya untuk memberikan hiburan kepada masyarakat. Lebih dari itu, kami ingin memperkenalkan potensi hasil laut dan kekayaan lokal Ambunten agar semakin dikenal serta mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir,” kata Camat Zaini disela kegiatan.
Semarak kegiatan semakin terasa dengan kehadiran stan pameran yang melibatkan 15 desa, organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Masing-masing peserta mendapatkan ruang untuk menampilkan produk dan keunggulan yang dimiliki.
Berbagai produk lokal menjadi perhatian pengunjung yang mendatangi area pameran. Tidak hanya menikmati sajian kuliner berbahan hasil laut, masyarakat juga dapat mengenal lebih dekat potensi perikanan, kreativitas warga, serta peluang usaha yang tumbuh di setiap desa.
Menurut Camat Zaini, keterlibatan berbagai unsur dalam festival tersebut menjadi bukti pentingnya kolaborasi untuk mengembangkan potensi daerah. Pemerintah kecamatan ingin memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh desa untuk memperkenalkan produk unggulan kepada khalayak lebih luas.

“Kami melibatkan 15 desa, OPD, instansi vertikal, dan UMKM karena pengembangan potensi daerah membutuhkan kerja sama. Setiap desa mempunyai keunggulan yang layak diperkenalkan. Melalui festival ini, kami ingin produk masyarakat mendapatkan perhatian dan peluang pasar lebih luas,” ujarnya.
Promosi secara langsung diharapkan tidak berhenti pada transaksi selama festival berlangsung. Produk hasil laut dan olahan UMKM Ambunten perlu terus dikembangkan melalui inovasi, peningkatan kualitas, serta strategi pemasaran agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sektor perikanan, kuliner, dan UMKM dinilai memiliki keterkaitan erat dalam menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir. Potensi sumber daya laut yang melimpah dapat memberikan nilai tambah apabila diolah secara kreatif dan didukung pengembangan usaha berkelanjutan.
Camat Zaini berharap Festival Seafood Ambunten dapat menjadi agenda yang memberikan manfaat jangka panjang. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari kemeriahan dan jumlah pengunjung, tetapi juga dari peluang usaha yang terbuka bagi masyarakat.
“Harapan kami, festival ini tidak hanya ramai ketika diselenggarakan. Potensi hasil laut, produk unggulan desa, dan UMKM harus terus tumbuh. Kami ingin kegiatan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan warga serta perkembangan ekonomi Kecamatan Ambunten,” tutup Camat Zaini.
Festival Seafood Ambunten 2026 menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekuatan ekonomi pesisir Kabupaten Sumenep. Melalui kolaborasi pemerintah, desa, dan pelaku usaha, kekayaan laut diharapkan tidak sekadar menjadi sumber daya alam, tetapi juga mampu menciptakan peluang kesejahteraan masyarakat.















