OkeDailyJatim – Tim Dalproggar Kementerian Pertahanan (Kemhan) turun langsung meninjau pembangunan Markas Yonif TP 931/KJ di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengevaluasi progres pembangunan pangkalan militer Tahun Anggaran 2026 agar berjalan sesuai target dan perencanaan.
Rombongan dipimpin Kolonel Czi Christian bersama sejumlah anggota. Kedatangan mereka disambut Danyonif TP 931/KJ Letkol Inf Aditya Danang Putranto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wadanyonif Mayor Inf Richy Wahyu Prakoso bersama jajaran perwira dan perwakilan Polisi Kehutanan (Polhut) turut menyambut kunjungan tersebut.
Sebelum mengecek lokasi, Tim Kemhan mengikuti paparan teknis mengenai perkembangan pembangunan sejumlah fasilitas utama di lingkungan markas batalyon.
Pembangunan tersebut mencakup Gedung Makoyon, barak prajurit, rumah jaga, serta sejumlah fasilitas pendukung untuk menunjang operasional satuan.
Paparan juga membahas kesesuaian antara rencana pembangunan, capaian pekerjaan fisik, dan penggunaan anggaran pertahanan Tahun Anggaran 2026.
Danyonif TP 931/KJ Letkol Inf Aditya Danang Putranto menyambut positif kunjungan tersebut sebagai bagian dari evaluasi pembangunan pangkalan.
“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, dan target yang telah ditetapkan,” ujar Letkol Inf Aditya Danang Putranto disela kegiatan.
Setelah paparan, Tim Dalproggar Kemhan bersama Danyonif melakukan pemeriksaan langsung terhadap sejumlah titik konstruksi bangunan.
Pengecekan meliputi kesesuaian site plan, kualitas material, hingga tahapan pengerjaan fisik agar pembangunan memenuhi standar teknis.
Evaluasi lapangan tersebut menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan pembangunan berjalan terarah.
Letkol Inf. Aditya Danang Putranto berharap pembangunan markas beserta fasilitas pendukungnya dapat segera rampung sehingga mampu meningkatkan kesiapan operasional prajurit.
“Harapannya, seluruh fasilitas segera selesai dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas,” tegasnya.
Kunjungan Tim Kemhan kemudian ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama di depan Gedung Makoyon yang masih dalam tahap penyelesaian.
Keberadaan markas yang representatif diharapkan memperkuat dukungan fasilitas satuan dalam menunjang tugas pertahanan dan pengabdian kepada negara.















