Lewat 1001 Puisi, Bupati Fauzi Tanamkan Nilai Persahabatan dan Toleransi kepada Pelajar

- Editorial Team

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH di Peluncuran 1001 Puisi di SMPN I Kalianget, Jum'at (30/10/2026)

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH di Peluncuran 1001 Puisi di SMPN I Kalianget, Jum'at (30/10/2026)

OkeDailyJatim  – Budaya literasi di Kabupaten Sumenep mendapat dorongan baru. Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo meluncurkan program 1001 Puisi di SMPN 1 Kalianget, Jumat (30/10/2026).

Program tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menumbuhkan kecintaan membaca dan menulis sekaligus mengasah kreativitas pelajar melalui karya sastra.

Kedatangan Bupati Sumenep bersama Kepala Dinas Pendidikan, H. Moh. Iksan, disambut hangat keluarga besar SMPN 1 Kalianget. Pengalungan bunga oleh siswa mengawali rangkaian kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana penyambutan semakin semarak melalui pertunjukan tari tradisional, tarian massal yang dibawakan para siswi, serta penampilan paduan suara pelajar.

Penampilan seni tersebut bukan sekadar hiburan. Kreativitas para siswa menjadi gambaran bahwa lingkungan sekolah memiliki potensi besar dalam mengembangkan bakat dan karakter generasi muda.

Perhatian peserta kemudian tertuju ke panggung ketika Bupati Achmad Fauzi membacakan puisi ciptaannya sendiri berjudul “Rukun dengan Teman”.

Baca Juga:  Nelayan Karduluk Didorong Pahami Asuransi, Diskan Sumenep Perkuat Perlindungan Saat Melaut

Puisi tersebut mengandung pesan kuat tentang persahabatan, toleransi, sikap saling menghormati, dan pentingnya menjaga kerukunan dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo , SH, MH, mengatakan bahwa peluncuran 1001 Puisi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda melalui literasi.

“Program 1001 Puisi ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kami ingin menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap literasi dan mendorong mereka berani melahirkan karya,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo disela kegiatan.

Menurutnya, puisi memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan kehidupan melalui bahasa sederhana yang mampu menyentuh perasaan sekaligus membangun kesadaran sosial.

Karena itu, dunia sastra perlu diperkenalkan lebih dekat kepada pelajar agar mereka terbiasa menuangkan gagasan, mengembangkan imajinasi, dan menyampaikan pemikiran secara positif.

Baca Juga:  Terbongkar Setelah Korban Murung, Warga Giligenting Ditangkap Polisi karena Dugaan Pencabulan Anak

“Melalui puisi, anak-anak bisa belajar menyampaikan gagasan, mengasah kepekaan, serta memahami nilai persahabatan dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Kepala SMPN 1 Kalianget, H. Marsuto, turut menunjukkan keteladanan dengan membacakan puisi hasil karyanya sendiri. Momen tersebut memperlihatkan bahwa budaya literasi perlu dibangun bersama.

Keterlibatan kepala sekolah dalam kegiatan sastra juga menjadi pesan bahwa guru dan tenaga pendidik mempunyai peran penting dalam memberikan inspirasi kepada peserta didik.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo juga mengapresiasi antusiasme siswa yang terlibat dalam peluncuran program tersebut. Ia berharap semangat berkarya tidak berhenti setelah kegiatan berakhir.

“Puisi adalah jembatan hati. Saya ingin anak-anak Sumenep tumbuh menjadi generasi yang kreatif, saling menghargai, hidup rukun, dan terus berprestasi,” ungkap sosok orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kementan, Proyek UPLAND 2021–2026 Jadi Sorotan Nasional

Ia menambahkan, kebiasaan berkarya sejak bangku sekolah dapat menjadi bekal penting bagi pelajar untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Teruslah menulis, membaca, dan berkarya. Jangan takut menuangkan ide melalui puisi, karena dari karya sederhana bisa lahir pemikiran besar bagi masa depan Sumenep,” pungkasnya.

Peluncuran 1001 Puisi di SMPN 1 Kalianget diharapkan menjadi pemantik berkembangnya ekosistem literasi di lingkungan pendidikan Kabupaten Sumenep.

Melalui program tersebut, sekolah diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas, keberanian berekspresi, serta pembentukan karakter pelajar yang menjunjung tinggi persaudaraan.

Lebih dari sekadar kumpulan karya sastra, 1001 Puisi membawa pesan bahwa literasi dapat menjadi sarana memperkuat persatuan, menanamkan toleransi, dan membangun generasi muda yang berbudaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatim.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Juara AKSI PAI Sumenep Terima Piala, Kemenag Tekankan Pembentukan Generasi Islami
Pastikan Kualitas Pembangunan, Tim Dalproggar Kemhan Periksa Markas Yonif TP 931/KJ
Tekan Risiko Kecelakaan, Satlantas Sumenep Gelar Ramp Check di Terminal Arya Wiraraja
Sabu Disimpan dalam Lipatan Sarung, Pria di Sumenep Diamankan Polisi
TNI-Polri Siaga Bencana di Sumenep, Yonif TP 931/KJ Pastikan Personel dan Peralatan Siap
Pemerintah Kecamatan Dasuk Apresiasi Respons Cepat BPBD Sumenep Tangani Pohon Tumbang
Nia Kurnia Fauzi Kobarkan Persatuan PKK Sumenep, Singkirkan Sekat Demi Kesejahteraan Rakyat
Guru Asal Masalembu Sumenep Raih Juara 1 Jawa Timur 2026, Siap Melaju ke Nasional

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:00 WIB

Juara AKSI PAI Sumenep Terima Piala, Kemenag Tekankan Pembentukan Generasi Islami

Kamis, 5 November 2026 - 17:05 WIB

Pastikan Kualitas Pembangunan, Tim Dalproggar Kemhan Periksa Markas Yonif TP 931/KJ

Kamis, 5 November 2026 - 12:19 WIB

Tekan Risiko Kecelakaan, Satlantas Sumenep Gelar Ramp Check di Terminal Arya Wiraraja

Kamis, 5 November 2026 - 09:38 WIB

Sabu Disimpan dalam Lipatan Sarung, Pria di Sumenep Diamankan Polisi

Rabu, 4 November 2026 - 23:59 WIB

TNI-Polri Siaga Bencana di Sumenep, Yonif TP 931/KJ Pastikan Personel dan Peralatan Siap

Berita Terbaru