OkeDailyJatim – Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 931/Ksatria Jokotole menerima kunjungan belajar siswa SDI hingga SMPI Nurul Bayan, Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini mengenalkan kedisiplinan, kebersamaan, dan cinta Tanah Air kepada generasi muda melalui pengalaman langsung bersama prajurit TNI.
Kunjungan belajar tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi para siswa. Mereka berinteraksi dengan prajurit sekaligus mengikuti kegiatan olahraga bersama. Melalui aktivitas ini, siswa diharapkan mengenal pentingnya disiplin, tanggung jawab, kekompakan, dan pembentukan karakter sejak usia dini.
Danyonif TP 931/Ksatria Jokotole, Letkol Inf Aditya Danang Putranto, menekankan pentingnya mengenalkan nilai kebangsaan kepada anak-anak melalui kegiatan edukatif. Pendekatan langsung diharapkan membuat siswa lebih mudah memahami kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin para siswa mengenal arti kedisiplinan, tanggung jawab, dan cinta Tanah Air melalui pengalaman langsung. Harapannya, nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” ucap Letkol Inf Aditya Danang Putranto disela kegiatan.
Kegiatan diawali dengan senam bersama di lapangan markas Yonif TP 931/Ksatria Jokotole. Prajurit dan siswa mengikuti gerakan olahraga yang dipandu instruktur dari kalangan prajurit. Suasana berlangsung meriah dengan antusiasme peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Para prajurit mengenakan kaus olahraga biru bernomor 931, sedangkan siswa memakai seragam hijau-oranye serta kuning-hijau. Mereka mengikuti gerakan senam bersama dalam suasana akrab. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar di luar lingkungan sekolah.

Letkol Inf. Aditya Danang menilai pengalaman langsung dapat melengkapi proses pembelajaran di sekolah. Menurutnya, pembentukan karakter membutuhkan pembiasaan yang konsisten, termasuk belajar mengikuti arahan, menjaga kekompakan, menghargai sesama, dan bertanggung jawab atas tindakan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui teori. Anak-anak perlu mendapatkan pengalaman yang membantu mereka memahami pentingnya disiplin, kebersamaan, dan tanggung jawab, sehingga nilai tersebut dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Kunjungan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara TNI dan lembaga pendidikan di Kabupaten Sumenep. Interaksi antara prajurit, guru, dan siswa diharapkan memperluas wawasan peserta didik sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.
Lebih lanjut, Letkol Inf Aditya Danang berharap kegiatan serupa dapat memberikan pengalaman positif bagi para siswa. Kolaborasi antara TNI dan sekolah dinilai dapat mendukung pembentukan generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, menghargai persatuan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan bermasyarakat.
“Kami berharap pengalaman ini memotivasi para siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, menjaga persatuan, dan memiliki semangat berkontribusi bagi bangsa dan negara. Pendidikan karakter membutuhkan dukungan bersama dari berbagai pihak,” pungkas Danyonif Letkol Inf Aditya Danang Putranto.
Melalui kunjungan belajar ini, Yonif TP 931/Ksatria Jokotole memperkenalkan nilai kedisiplinan dan patriotisme melalui kegiatan bersama. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi siswa SDI hingga SMPI Nurul Bayan dalam membangun karakter positif di sekolah maupun masyarakat.















